Buku Cinta

Februari 3, 2010 desty 10 komentar

Bulan Februari seringkali diidentikkan dengan bulan penuh cinta.  Penyebabnya tak lain dan tak bukan karena adanya perayaan Valentine di bulan itu. Entah anda merayakan atau tidak, terimalah kenyataan bahwa sepanjang bulan ini tema cinta akan bertebaran di mana-mana.

Masih dengan tema cinta, saya merekomendasikan sebuah buku untuk dibaca di bulan ini. Jangan kuatir, cinta di dalam buku yang saya tawarkan ini bukan cinta yang termehek-mehek penuh drama, melainkan cinta yang menginspirasi. Buat yang jomblo, membaca buku ini tidak akan membuat anda merasa (tambah) kesepian; dan buat yang sudah berpasangan, membaca buku ini membuat hubungan anda semakin berkualitas. Jadi, buku ini pas banget buat dihadiahkan bagi orang terkasih (atau buat anda sendiri).

Buku ini berjudul “ Berbagi Cerita Berbagi Cinta”. Isinya adalah puluhan artikel terpilih yang ditulis oleh beberapa orang yang tergabung di dalam komunitas Ngerumpi. Artikel yang ada di buku ini semuanya sudah pernah diterbitkan di situs Ngerumpi.com. Buat yang sudah berkunjung ke sana, mungkin pernah membaca dan bahkan mengomentari artikel itu. Buat yang belum, silahkan membongkar arsip tulisan di sana untuk mendapatkan versi asli tulisan di buku ini. Tapi, membaca tulisan-tulisan ini dalam bentuk buku, sensasinya jauh berbeda.  Trust me.

Ada beberapa tulisan yang menurut saya megang banget. Seperti pada tulisan berjudul, “Kenapa Saya Belum Bertemu Si Jodoh?”.  Walaupun saya sudah bertemu jodoh saya, tulisan ini tetap menyentil saya, yang terkadang saaat saya belum menemukan jawaban atas pertanyaan hidup seringkali saya seperti penullis, menyalahkan Tuhan.

Saya jadi geleng-geleng kepala mengingat ketidakintiman saya dengan “komitmen”. Ternyata selama ini masalahnya ada pada saya. Bukan Tuhan yang sengaja menciptakan halang rintang dan jalan terjal penuh onak buat saya, saya sendiri yang mengirim sinyal tidak siap dan belum mampu kepada Tuhan agar Ia jangan segera mengirimkan pasangan hidup saya.

Kemudian ada tulisan lain yang judulnya nyeleneh, “Jika Memang Harus, Selingkuhlah Dengan Baik Dan Benar”. Hoho… di dalamnya memang diberikan tips untuk berselingkuh. Paragraf pembukanya saja sudah menggiurkan.

Ada keterangan khas di kemasan susu formula bayi, bahwa ASI adalah yang terbaik. “Namun jika tidak memungkinkan, gunakan produk kami!”. Nah, tulisan ini juga begitu. Setia pada pasangan adalah yang terbaik. “Namun jika tidak memungkinkan, teruskanlah membaca”.

Awalnya saya mau menyembunyikan buku ini jangan sampai terbaca oleh suami saya gara-gara judul nyeleneh itu. Tapi setelah membacanya, saya pikir suami saya wajib membaca buku ini. Hehe… Penasaran dengan isinya?

Saya mendapatkan buku ini sebelum buku ini sempat beredar di toko-toko buku, berkat kebaikan hati Simbok Venus. Simbok bahkan menuliskan sebuah kalimat yang memberikan semangat bagi saya untuk terus menulis.

To Desty :

… and everything starts with a dream!

Love,

Venus

Iya, mbok..saya masih punya mimpi suatu saat tulisan saya juga diterbitkan menjadi buku seperti ini. Kalau ada buku kedua, jangan lupakan saya ya mbok… (haha… tetap mengiklankan diri).