RSS

Arsip Tag: menikah

Menjawab Kapan

“Jadi kapan lo nikah?”

Seandainya saya bisa mengumpulkan tanda tangan dan fotocopy identitas dari setiap orang yang bertanya demikian ke saya, lalu menyodorkannya pada Tuhan sebagai lampiran dari surat permohonan saya . Dan beginilah isi surat permohonan saya pada Tuhan :

“Dear God,

Bersama surat ini, saya mengajukan permohonan untuk memiliki seorang pendamping hidup.  Usia saya sudah cukup untuk menikah. Saya sudah punya pekerjaan yang tetap. Penampilan saya jauh dari kata jelek (hey.. thanks to You for thus blessing).

Sebagai bahan pertimbangan, berikut saya melampirkan tanda-tangan dan fotocopy identitas orang-orang yang sering menanyakan hal itu. Mungkin mereka juga mengharapkan hal yang sama dengan yang saya harapkan. Terima kasih atas perhatianMu.

Yang bermohon,

HambaMu.”

Sayangnya… Tuhan tidak seperti politisi atau lembaga dimana kita bisa mengajukan petisi  agar apa yang kita inginkan terkabulkan. Hal yang bisa kita lakukan, hanyalah berharap, berserah, dan terus menantikan sampai Dia memberi jawaban dari pertanyaan “kapan” yang mengganggu itu.

Memberikan pertanyaan seperti itu, sama saja dengan mempertanyakan “kapan lo dipanggil Tuhan?” alias tidak ada seorang manusia pun yang tahu pasti jawabannya. Pertanyaan yang klise memang, dan sering digunakan untuk berbasa-basi. Hanya saja, terkadang (okey…seringnya) mengganggu buat yang mendengarnya.

Sementara itu, sambil menunggu jawaban dari Tuhan, mungkin saya bisa memberikan alternatif jawaban pada mereka yang bertanya,

“Jadi, kapan lo nikah?”

“Hm… ntar deh pertanyaan lo gw sampaikan juga ke Tuhan. Gw juga lagi nanya sama Dia. Okey?”

PS. Cerita di atas bisa juga digunakan untuk jenis pertanyaan “kapan lainnya”. Misalnya, “kapan lo punya anak?”. Btw, ini hanya cynical thought dari saya yang sedang melonjak hormonnya. Aplikasi dari cerita di atas dalam kehidupan nyata di luar tanggung jawab penulis dan penerbit. And, FYI “saya” is not me. I’ve been married *info nggak penting* 🙂

 
13 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 23, 2010 in Ngerumpi, tentang mereka, tentang saya

 

Tag: ,

At the end of 2009

Di penghujung tahun ini, saat saya menoleh kembali ke belakang, saya menemukan kenyataan bahwa ternyata hidup saya di sepanjang tahun 2009 lebih hidup. I do live my life. Ada begitu banyak perubahan yang terjadi dalam hidupku. Dan bukankah perubahan itu adalah ciri kehidupan?

Awal tahun, sebagai newlywed, kami memiliki begitu banyak rencana. Ingin punya anak, ingin punya rumah, ingin berkumpul bersama kembali. Ingin membangun keluarga yang utuh secara fisik. Prioritas saya pun menjadi berubah. Setidaknya sepanjang tahun ini, saya lebih fokus pada keluarga dan mengesampingkan karir. Keinginan untuk melanjutkan pendidikan pun tidak lagi mengebu-gebu seperti dahulu.

Pertengahan tahun, saya bertemu dengan figur-figur istimewa di situs wanita ini. Ada Simbok Venus, Silly, Devieriana, bang TogaMas Stein, Aubrey Ade, Sabai, dan masih banyak lagi.  Di sana saya menemukan keluarga baru. Di sana saya belajar lebih mencintai diri sendiri dan menghargai orang lain. Di sana saya menemukan banyak cinta yang hidup.

Masih di pertengahan tahun, saya meninggalkan pekerjaan lama, dan menemukan pekerjaan baru yang merupakan cita-cita saya sejak kecil. Menemukan tantangan yang unik, lucu, dan aneh pada mahasiswa-mahasiswa di daerah.

Menjelang akhir tahun, saya menemukan fakta bahwa belajar menjadi seorang ibu rumah tangga lebih susah dibandingkan belajar menjadi wanita karir; mbikin anak itu nggak gampang; dan menjadi calon pegawai negeri ternyata juga membutuhkan faktor keberuntungan, selain memenuhi kategori yang dipersyaratkan

Tidak semua apa yang saya inginkan saya peroleh, tapi yang pasti Dia menyediakan yang saya butuhkan di tahun ini.

Selamat menyongsong tahun baru, teman… Tuhan yang sudah memberkati kita di tahun 2009 ini, akan tetap menyertai dan memberkati kita di tahun 2010.

 
6 Komentar

Ditulis oleh pada Desember 30, 2009 in tentang DIA, tentang kamu, tentang kita, tentang mereka, tentang saya

 

Tag: , , ,

1st year

duaan

for today our 1st anniversary,

you as my joy become my crown

I thank Jesus for the honor of  going through time with you

thank you for being what you are to me

with our future as bright as the promise of God

I will lay down my life for you

my true friend, my love

today, I give you me (again)

 
9 Komentar

Ditulis oleh pada November 8, 2009 in tentang kita

 

Tag: ,

Malaikat kecil

little angel

Saya memandangi butiran-butiran berwarna kuning kecil yang ada dalam plastik bersegel itu.  Masih ada 10 butir, berarti masih 10 hari lagi. Lima menit yang lalu saya terbangun dari mimpi buruk, dimana dalam mimpi itu saya berada di tengah-tengah reuni dengan kawan-kawan lama. Anehnya, semua kawan yang perempuan perutnya buncit dengan senyum sumringah. Mereka saling menanyakan usia kandungan mereka dan apa yang mereka rasakan selama proses kehamilan. Suara-suara mereka begitu riuh, seriuh kesibukan mereka. Dan saya satu-satunya yang terdiam tanpa ada yang mengajak bicara.

Saya seketika mengusap perut saat mengingat kembali mimpi itu. Perutku masih rata, yah mungkin sedikit ada lekukan, tapi percayalah itu hanya jaringan lemak yang ada di bawah lapisan kulitku. Tapi jauh di dalam sana, ada sesuatu yang sementara diobati oleh penawar butiran-butiran kuning tadi. Tanganku bergerak mengambil sebuah foto di laci meja. Sebuah gambar hitam putih dengan berbagai tulisan kecil di sana. Dan segumpal lingkaran hitam pekat berukuran 25 mm di tengah-tengah foto itu. Foto hasil ultra-sonografi yang menunjukkan adanya kista di dalam ovarium-ku. Walaupun kata dokter tidak berbahaya, tapi ucapannya itu tidak urung membuat kecemasanku berhenti. Pantas saja, setiap kali datang bulan perutku benar-benar tidak nyaman. Rasanya seperti akan tersedot keluar, seperti puluhan tangan sedang mencubit-cubit bagian dalam perutku. Walaupun hanya hanya dua hari dari 28 hari, tapi rasa sakit itu benar-benar mengganggu.

Ada yang berkata, kista semacam itu wajar saja. Hal yang biasa terjadi. Kabarnya saat hamil, kista itu akan menghilang karena pengaruh permainan hormon. Tetapi sudah setahun kehamilan yang saya nantikan belum juga datang. Ada juga yang berkata kehamilan itu tidak akan datang sebelum kistanya benar-benar menghilang. Entahlah, semua ini masih baru untukku.

Sebelum saya memejamkan mata kembali melanjutkan tidurku, sebuah harapan meluncur lirih dari mulutku.

Malaikat kecilku, engkau tahu betapa mama merindukanmu untuk segera hadir di sini. Apapun akan mama lakukan untukmu. Saat ini,engkau masih dalam genggaman tangan-Nya. Hanya Dia dan engkau yang tahu kapan waktunya engkau turun menemani kami. Dan mama berharap itu tidak terlalu lama.

 
6 Komentar

Ditulis oleh pada Oktober 16, 2009 in entahlah...

 

Tag: , ,

A brand new day*

_RIO0677

A brand new day for you and me

In this place as husband and wife

We’ll be holding on till we grow old,

together, forever and ever

I promise you, that I’ll please you

with my endless love and passion

and I will never leave you…

Reff : This is a journey that will never end

We’ll have our children named Jeremy and Felicia

We’ll have a beautiful house

With a bench and apple tree

I know it sounds too much

But this is a brand new day

Dearest  Rannu & Jerry…congratulation for your brand new day (July, 18th 2009)

and happy birthday too sis…

Photo is taken from private collection

*”A brand new day”  by Ten 2 Five

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 19, 2009 in tentang mereka

 

Tag: ,