RSS

Arsip Tag: blog

Auk yang Hangat

“Apa sih tujuan kamu nge-blog?”

Dulu saya pernah dapat pertanyaan kayak gitu, waktu blog saya masih pake domain friendster. Saya jawab, “iseng saja. Pengen nulis, pengen curhat.”. Ya, saya ga peduli ada yang mau baca atau tidak. Yang penting nulis. Karena kata Pramoedya Ananta Toer :

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi jika ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah”

Pengalaman menulis pun makin berkembang sejak gabung di Ngerumpi. Di sana saya ketemu dengan salah satu seleb-blog yang namanya unik. Om Warmorning. Tulisannya nggak pernah panjang, tapi selalu “nendang”. (Wow ada rima-nya). Komentarnya membuat kita merasa disambut dengan hangat (ga tahu deh mungkin ini ada hubungannya dengan nickname yang dia pake). Tidak puas dengan tulisannya di ngerumpi, saya segera cari blog-nya apa.

Akhirnya sampailah saya di Blog Auk. Blog yang sangat sederhana tanpa banner dan template macam-macam. Putih polos aja. Sekilas tidak menarik memang. Tidak eye-catching. Tapi karena saya sudah niatkan  untuk membaca tulisan-tulisan beliau, saya “bongkar” satu persatu postingan di sana. Dan saya mendapati diri saya semakin mencari-cari di arsip tulisannya.

Saya suka dengan cara menulisnya. Apa yang ditulisnya juga terasa akrab karena dia benar-benar “bercerita” tentang kesehariannya. Selalu ada yang original dalam setiap tulisannya. Bahkan dalam memilih judul pun sangat unik. Ada yang perhatikan judul postingannya berawal dari huruf A sampai Z? Kalau sudah sampai Z balik lagi ke A.

Beliau sih ngakunya blognya ga jelas arah dan tujuan, tapi saya suka. Makanya saya tidak ragu memasukkan di daftar Google Reader saya supaya saya tidak ketinggalan tulisan terbaru beliau. Walaupun jarang ninggalin komentar, tapi saya pastikan selalu membaca tulisannya. Termasuk ketika saya membaca soal Koeis Djoem’at berhadiah buku ini 🙂

Biarpun tidak ada kuis itu, saya pernah meniatkan membuat postingan tentang beliau. Bagaimanapun beliau sudah menjadi salah satu inspirator saya dalam menulis blog. Beliau tidak akan pernah hilang dari sejarah (minimal sejarah saya nge-blog) :mrgreen:

 
7 Komentar

Ditulis oleh pada Maret 30, 2012 in lihat..baca..dengar, Ngerumpi, tentang mereka

 

Tag: , , ,

Blogger Berbagi

Jujur, saya baru tahu kalau hari ini, 27 Oktober 2010, adalah Hari Blogger Nasional. Info tersebut saya peroleh dari timeline twitter saya yang pagi-pagi tadi dipenuhi oleh ucapan selamat dari blogger, oleh blogger dan untuk blogger 🙂

Salah satu ucapan selamat datang dari Simbok Venus. Di twitternya, Simbok menulis seperti ini.

Keinginan untuk berbagi itulah yang mendorong saya dulu membuat suatu blog. Walaupun hanya berbagi cerita tentang diri saya saja. Semakin kesini, saya tahu bahwa blog bukan hanya “sekedar” menjadi tempat berbagi cerita saja. Tapi banyak tindakan nyata dari berbagi itu yang bisa dilakukan via blog.

Contoh nyata yang paling terkenal sewaktu aksi koin untuk Prita. Awalnya berupa ide dari seorang blogger yang akhirnya menjadi aksi nasional. Atau Silly dengan gerakan Blood For Life-nya yang banyak membantu orang-orang yang membutuhkan sumbangan darah. Ada juga Gerakan 1000 buku dan 1000 kaos untuk yang membutuhkan. Bahkan ada bloggerpeduli yang merupakan wadah para blogger untuk membantu korban bencana alam.

Memang tidak perlu menjadi seorang blogger untuk bisa berbagi. Siapapun boleh dan bisa berbagi. Saya sendiri (yang mengaku seorang blogger) menantang diri saya untuk ikut berbagi lewat aksi nyata. Bagaimana dengan anda?

Selamat Hari Blogger Nasional.

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada Oktober 27, 2010 in lihat..baca..dengar

 

Tag: ,

Tulisan tentang tulisan

Menulis sudah menjadi salah satu passion dalam diri saya. Kebiasaan menulis itu ada sejak di SMP. Dulunya saya hanya menulis di buku harian dengan bahasa yang ala kadarnya. Waktu SMA mulai menulis cerpen dan puisi untuk mading sekolah. Sewaktu kuliah, menulisnya dialihkan menjadi catatan-catatan singkat yang disimpan dalam folder tertentu di dalam komputer. Hingga akhirnya saya mengenal blog, dan mulai menulis di sana. Read the rest of this entry »

 
6 Komentar

Ditulis oleh pada Oktober 8, 2010 in lihat..baca..dengar, Ngerumpi, tentang saya

 

Tag: , , , ,

unfinished draft

Pagi ini, atas permintaan Jojo (suamiku) saya mengutak-atik blognya yang sudah hampir berkarat karena tidak disentuh. Dia ingin menggunakan blognya untuk menampung tulisan-tulisan #fiksimini-nya dari twitter. Jadinya postingan lama dihapus, dan mengganti theme serta segala kelengkapannya.

Postingannya tidak banyak. Hanya ada 2 buah. Itupun satu diantaranya masih dalam bentuk draft. Ketika saya mau menghapus draft itu, iseng saya membacanya. Dan inilah draftnya itu. Read the rest of this entry »

 
16 Komentar

Ditulis oleh pada Mei 14, 2010 in lihat..baca..dengar, tentang kita, tentang saya

 

Tag: ,

Dual Core Dua Ribu

Fyuhhh…

Akhirnya bisa bernafas lega setelah hampir dua bulan berkutat dengan laptop kesayangan yang “ngambek”. Berawal dari kerusakan di DVD-RW nya, yang kemudian menjalar ke main boad dan bluetooth. Sebelum akhirnya mati total, dengan berat hati dilepas juga ke “tangan” yang masih bisa memanfaatkannya. Itu juga didesak ama Jojo, katanya biar aku ga stres dan repot mikirin laptop melulu. Dan sebagai gantinya, Jojo menghadiahkan laptop baru dengan ukuran yang lebih kecil. Berbekal processor Dual Core dan layar 12 inch akhirnya bisa posting di blog lagi. Terima kasih , hon…*cium-cium Jojo*

Dan setelah lama tidak membuka blog ini, ternyata pengunjungnya udah mencapai angka dua ribu *horeeeee…*. Dalam waktu 6 bulan lho… Terima kasih buat semua yang sudah berkunjung, baik yang meninggalkan jejak ataupun tidak. Semoga akan lebih banyak cerita yang bisa dibagikan di sini. 

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Juni 26, 2009 in entahlah...

 

Tag: , , ,

Bongkar rumah

Baru saja saya berkunjung ke rumah lama saya, sebuah blog yang pertama kali saya bikin dengan menggunakan fasilitas yang disediakan oleh friendster.  Biasanya saya hanya membuka profil di friendster, memeriksa komentar atau pesan di sana. Tidak sampai melihat ke dalam blog-home. Dan ternyata setelah saya membukanya ada beberapa komentar spam yang lolos (padahal setahu saya blog friendster  sudah diberi anti spam oleh pemilik friendster). Ada juga komentar yang gajebo (ga jelas boo…)

Akhirnya saya mengambil keputusan menghapus secara permanen blog itu. Ya, membongkar rumah lama saya. Untungnya dulu saya selalu membuat draft sebelum memasukkan tulisan ke blog itu. Jadi setidaknya saya punya replika tulisan yang ada di sana. Mungkin suatu waktu saya akan memasukkannya di sini.

Sempat rada-rada mellow waktu mengklik tautan di email sebagai konfirmasi untuk menghapus blog itu secara permanen. Bagaimanapun juga, blog itu pernah menjadi tempat saya mengeluarkan uneg-uneg,  menjadi pelampiasan keinginan saya untuk menjadi penulis yang tidak kesampaian (eh, nulis di blog bisa dibilang penulis ga sih, atau cuma bagi yang sudah menerbitkan buku saja??), menjadi ajang lempar-lemparan komentar dengan teman saya yang rajin mengunjungi blog itu, dan menjadi tempat perkenalan saya dengan beberapa teman baru.

Ada satu cerita yang ikut melibatkan blog itu. Dulu, saya pernah menulis tentang anggrek macan yang dikembangkan di laboratorium tempatku bekerja. Jenis anggrek ini termasuk langka, dan lumayan mahal harganya. Apalagi anggrek ini memang cukup susah dikembangkan lewat kultur jaringan karena proses aklimatisasinya yang lama. Aku dan seorang  teknisi berhasil mengembangkan anggrek ini sampai ke tahapan remaja (sudah di single pot). Iseng-iseng, aku menawarkan untuk dijual lewat blogku, dengan catatan harus datang sendiri mengambil ke laboratorium (tidak melayani jasa pengiriman). Cukup lama tidak ada respon. Sampai suatu hari ada seorang bapak dari Malang yang datang mencari anggrek macan. Dia seorang kolektor. Atasanku sempat bingung, karena kantor tidak pernah mempromosikan anggrek ini. Atasanku lalu bertanya ke bapak itu, tahu dari mana tentang anggrek ini. Bapak itu bilang kalau dia membaca di sebuah blog milik mbak Echy (di blog itu aku memang pakai nama panggilanku sewaktu SMA, Echy). Atasanku kebingungan dan mengatakan kalau tidak ada yang bernama Echy di lab ini. Singkat cerita, hari itu terjual lebih dari 20 pot anggrek dengan harga per pot-nya tiga puluh ribu rupiah. Lumayan buat nambah kas lab.

Hmmm…sudahlah. Itu cerita lama. Yang ikut terkubur bersama puing-puing bongkaran rumah lama. Toh hidup terus berlanjut, yang artinya masih banyak cerita baru yang akan bermunculan.

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 23, 2009 in entahlah...

 

Tag: ,

Benny & Mice

(tulisan ini diselamatkan dari sini..tulisan ini berharga karena sempat dibukukan oleh Nalar. Berhubung penguasa rumah lama tidak memperkenankan saya memindahkan seluruh isi rumah, jadi saya menyelamatkan sebagian isi rumah lama saya.. ada yang bisa membantu saya memindahkan komentar yang ada di sana?)

Aku tidak pernah mau membeli komik. Aku lebih memilih untuk memnjam atau baca di toko buku. Tapi waktu melihat komik kartun Benny & Mice ”Jakarta Luar Dalam” di Gramedia, aku langsung memasukkan ke kantong belanja tanpa berpikir panjang.

Semua orang (yang pernah baca koran Kompas edisi hari Minggu) tentu kenal Benny & Mice. Tokoh kartun ini unik karena merupakan comic strip dari kartunisnya. Dalam artian kedua kartunis tersebut muncul bersama dalam sebuah komik dengan mengangkat tema-tema seputar issue yang lagi hot di Indonesia, atau Jakarta secara khusus. Ide-ide mereka yang dituangkan secara sederhana dalam komik tapi punya arti yang dalam. Hal yang tidak mungkin aku lewatkan dalam Kompas Minggu.
Buku komik kartun Benny & Mice (sampai sekarang aku masih bingung bacanya mi-ce atau mais, tapi aku lebih memilih untuk melafalkannya dengan mi-ce) berisi kumpulan komik-komik yang dimuat di Kompas Minggu. Sebanyak kurang lebih120-an edisi terangkum dalam satu buku. Penerbitnya (Nalar) sendiri berharap kumpulan komik ini akan abadi seperti halnya keabadian sebuah buku, dibandingkan dengan koran yang hanya berumur 1 hari. Sehingga orang akan terus mengingat Benny & Mice, dan bisa tertawa bersama mereka kapanpun dan dimanapun (selama ada buku itu tentunya…)

ccc

Sebenarnya ada edisi lebih lengkap dan panjang, yaitu Lagak Jakarta yang diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia sebanyak 6 serial dari tahun 1997-1999. Sekarang buku itu dicetak ulang (di Gramedia Bogor baru ada serial 1 dan 2). Ada niat juga untuk megoleksi ke-6 serialnya..tapi baru sebatas niat. Karena yang ini harganya lebih mahal..hehe..

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 16, 2009 in lihat..baca..dengar

 

Tag: ,