RSS

Arsip Kategori: tentang mereka

At the end of 2009

Di penghujung tahun ini, saat saya menoleh kembali ke belakang, saya menemukan kenyataan bahwa ternyata hidup saya di sepanjang tahun 2009 lebih hidup. I do live my life. Ada begitu banyak perubahan yang terjadi dalam hidupku. Dan bukankah perubahan itu adalah ciri kehidupan?

Awal tahun, sebagai newlywed, kami memiliki begitu banyak rencana. Ingin punya anak, ingin punya rumah, ingin berkumpul bersama kembali. Ingin membangun keluarga yang utuh secara fisik. Prioritas saya pun menjadi berubah. Setidaknya sepanjang tahun ini, saya lebih fokus pada keluarga dan mengesampingkan karir. Keinginan untuk melanjutkan pendidikan pun tidak lagi mengebu-gebu seperti dahulu.

Pertengahan tahun, saya bertemu dengan figur-figur istimewa di situs wanita ini. Ada Simbok Venus, Silly, Devieriana, bang TogaMas Stein, Aubrey Ade, Sabai, dan masih banyak lagi.  Di sana saya menemukan keluarga baru. Di sana saya belajar lebih mencintai diri sendiri dan menghargai orang lain. Di sana saya menemukan banyak cinta yang hidup.

Masih di pertengahan tahun, saya meninggalkan pekerjaan lama, dan menemukan pekerjaan baru yang merupakan cita-cita saya sejak kecil. Menemukan tantangan yang unik, lucu, dan aneh pada mahasiswa-mahasiswa di daerah.

Menjelang akhir tahun, saya menemukan fakta bahwa belajar menjadi seorang ibu rumah tangga lebih susah dibandingkan belajar menjadi wanita karir; mbikin anak itu nggak gampang; dan menjadi calon pegawai negeri ternyata juga membutuhkan faktor keberuntungan, selain memenuhi kategori yang dipersyaratkan

Tidak semua apa yang saya inginkan saya peroleh, tapi yang pasti Dia menyediakan yang saya butuhkan di tahun ini.

Selamat menyongsong tahun baru, teman… Tuhan yang sudah memberkati kita di tahun 2009 ini, akan tetap menyertai dan memberkati kita di tahun 2010.

 
6 Komentar

Ditulis oleh pada Desember 30, 2009 in tentang DIA, tentang kamu, tentang kita, tentang mereka, tentang saya

 

Tag: , , ,

(dia) Elia (dan dia akan menjadi) Bintang

Saya mengenalnya setelah dia entah bagaimana nyasar di komen blog ini. Mungkin  karena kami sama-sama menjadi anggota Ngerumpi.com

Selanjutnya  dia makin sering kujumpai di layar laptop atau hapeku. Dia ada di mana-mana. Tepatnya saya mengikutinya di mana-mana. Kenapa?

Karena saya jatuh hati pada suara dan petikan gitar akustiknya

Karena saya ingin selalu mendengar lagu-lagunya

Karena dia menggemaskan, menggetarkan, menghanyutkan, dan mengagumkan. (setidaknya itu hal yang diakuinya)

Karena dia Elia, dan dia akan menjadi Bintang.

Apakah kamu juga seperti saya? Coba dengarkan lagunya (Give Me A Chance) yang diberikannya cuma-cuma a.k.a gratis di sini.

PS. Heart that song so much, I listen to it again and again..  Are you wondering to know, what’s story behind the song? Check it here.

 
13 Komentar

Ditulis oleh pada Desember 8, 2009 in lihat..baca..dengar, tentang mereka

 

Tag: , ,

Perpisahan dengan nyamuk

nyamuk Bekerja di sebuah laboratorium yang terletak di tengah-tengah kebun percobaan berarti  harus selalu berhadapan dengan hewan satu ini. Sepanjang hari kerja, ga di ruangan ataupun  di luar ruangan pasti menjadi sasaran gigitan nyamuk. Lotion anti nyamuk atau cairan  pembasmi serangga sudah ga mempan lagi, mungkin saja nyamuk-nyamuk di lab ini sudah  bermutasi. Anehnya selama empat tahun bekerja di tempat itu, saya tidak bermasalah  dengan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk. Yah…palingan juga gatal karena bentol-bentol digigit nyamuk.

Hingga akhirnya, saya memutuskan untuk berhenti bekerja di tempat itu. Teman-teman di lab mengadakan acara perpisahan. Saya masih ingat hari itu, dua minggu yang lalu. Bagaimana saya bisa lupa, hari itu tak satupun wajah sedih yang terlihat. Semua senang karena ada acara perpisahan yang artinya makan gratis..hehe. Bagi saya tidak masalah, karena saya tidak mau pergi diiringi air mata *tsahh…*.

Yang saya tidak ingat, apakah hari itu saya digigit nyamuk atau tidak. Entah karena masih dalam euphoria bersenang-senang bersama teman-teman , atau karena sudah terbiasa digigitin nyamuk. Yang pasti besoknya saya langsung demam tinggi, sakit kepala yang hebat, dan lemas. Saya mengambil ijin tidak masuk kerja dan beristirahat di rumah. Sehari-dua hari kondisi saya tidak membaik. Akhirnya saya pergi ke dokter juga (kebiasaan buruk, mengandalkan dokter di saat-saat akhir). Oleh dokter saya disarankan cek darah. Dan hasilnya trombosit saya dibawah angka normal. Karena saya susah makan dan lemas, dokter menyarankan untuk dirawat di rumah sakit dengan diagnosa Demam Berdarah.

Oalah… hari-hari terakhir di kota hujan penuh angkot ini malah saya habiskan di sebuah kamar di rumah sakit. Seminggu lebih dengan jarum infus di tangan kiri membuat saya tidak bisa bebas bergerak. Padahal saya sudah merencanakan ingin jalan-jalan dengan suami ke beberapa tempat yang belum saya kunjungi selama empat tahun di Bogor. Pupuslah impian saya mengunjungi Taman Safari dan The Jungle. Huh…

Selama di rumah sakit, saya berpikir mengapa saya sampai bisa terkena Demam Berdarah. Sampai postingan ini saya tulis, tersangka utama masih nyamuk-nyamuk dari kebun di kantor. Mungkin mereka juga ingin memberikan kenang-kenangan sebelum saya pergi. Tapi yang pasti setelah sakit Demam Berdarah saya itu, (calon mantan) atasan saya menjadwalkan untuk melakukan fogging di kantor. Yah…setidaknya kepergian saya memberi efek postif buat teman-teman yang ditinggalkan.

 
11 Komentar

Ditulis oleh pada Agustus 27, 2009 in Ngerumpi, tentang mereka

 

Tag: ,

Eca dan ritual mandinya

Ibu penjaga kost tempat saya tinggal punya seorang anak, namanya Eca. Sekarang dia baru duduk di kelas 2 SD. Anaknya lumayan pintar, selalu rangking 2 di kelas. Kata ibu gurunya sih dia bisa rangking 1 kalau saja dia rajin masuk sekolah. Si Eca memang terkadang kalau malasnya kambuh, dibujuk bagaimanapun juga dia tetap ga masuk sekolah. Belum lagi kalau dia ditegur bu guru di sekolah, bisa seminggu dia ga mau salaman apalagi bicara sama guru itu.

Si Eca punya kebiasaan unik saat mandi. Kalau mandi, bisa sejam lebih. Untungnya dia sekolah siang, jadi waktu mandinya tetap tidak terganggu. Mamanya cerita, Eca pakai sabun aja bisa tiga kali. Pertama pakai sabun batangan, kedua sabun cair, ketiga sabun cairnya dituangin ke bak air, dan dia berendam di situ.

Ritual sabunan dilengkapi dengan ritual pakai shampo. Untuk satu botol shampo isi 50 ml, bisa habis dipakainya dalam dua minggu. Berapa kali dia bershampo sekali mandi, entahlah.

Selanjutnya, sikat gigi. Kalau anak kecil lainnya malas sikat gigi, Eca malah doyan. Bisa jadi hobby dia sikat gigi. Bayangkan, dia punya 10 sikat gigi yang berbeda. Lima sikat gigi untuk pagi hari dan lima sikat gigi untuk malam hari. Sikat gigi itu tidak dipakai bergantian setiap harinya, tapi satu kali waktu sikat gigi lima-limanya dipakai. Jadi dia bisa 5 kali sikat gigi dalam satu waktu. Pasta gigi ukuran 60 ml, habis dalam waktu seminggu.

Mungkin ada yang mengira Eca ini freak dengan kebersihan dan ga mau kotor. Tidak juga. Dia masih bermain tanah, menggendong kelinci piarannya,dan main lumpur. Belum lagi bersepeda di halaman kost-an sampai keringatan.

Ohya, untuk sehari-harinya Eca punya empat macam pakaian. Pakaian sekolah, pakaian tidur, dan pakaian pulang sekolah, dan pakaian bermain tanah/lumpur. Dan dia cukup teratur untuk mengganti pakaiannya sebelum melakukan aktifitas yang sesuai dengan pakaiannya itu.

PS.  Jadi mau nanya, keseringan sikat gigi seperti itu baik ga sih buat anak-anak?

 
7 Komentar

Ditulis oleh pada Juli 27, 2009 in tentang mereka

 

Tag: ,

A brand new day*

_RIO0677

A brand new day for you and me

In this place as husband and wife

We’ll be holding on till we grow old,

together, forever and ever

I promise you, that I’ll please you

with my endless love and passion

and I will never leave you…

Reff : This is a journey that will never end

We’ll have our children named Jeremy and Felicia

We’ll have a beautiful house

With a bench and apple tree

I know it sounds too much

But this is a brand new day

Dearest  Rannu & Jerry…congratulation for your brand new day (July, 18th 2009)

and happy birthday too sis…

Photo is taken from private collection

*”A brand new day”  by Ten 2 Five

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 19, 2009 in tentang mereka

 

Tag: ,

Sibuk-sibuk akhir bulan

Akhir bulan Maret ini, ada sibuk-sibuk di lab tempat saya bekerja. Pertama, sibuk persiapan vacation vocation ke pantai. Rencananya sih buat ngambil pasir laut untuk bahan penelitian. Tapi, kejadiannya malah berjudul liburan ke pantai. Yup…kami bertamasya ke Pelabuhan Ratu. Perginya sehari sebelum tanggal merah, dengan alasan besoknya bisa istirahat dulu sebelum masuk kerja (kan capek habis liburan…deuh…).

Acara liburannya sukses. Ngambil pasir iya, main di pantai iya. Plus ke permandian air panas di Cisolok (enaknya punya bos yang senang jalan-jalan kayak gini nih). Tapi…ternyata pada hari yang sama, di kantor pusat ada sosialisasi pengisian SPT Tahunan dari kantor pajak.

Alhasil, begitu masuk kerja pagi ini, semua kelabakan saat disodorkan lembaran SPT tahunan. Tidak tahu cara mengisinya. Padahal lewat dari 31 Maret menyetorkan ke kantor pajak bisa didenda seratus ribu rupiah. Berhubung kenaikan gaji dari kantor jauh kurang dari seratus ribu, semua pada ga rela dikenain pajak. Muncullah kesibukan baru. Sibuk mengisi SPT Tahunan…hehe.

Saya sih tenang-tenang saja. Di lembaran yang saya terima dari kantor, saya hanya perlu mengisi data pribadi, dan jumlah harta kekayaan di akhir tahun 2008 (jumlah utang sih ga diisi…belum pernah kredit apa-apa).  Berhubung belum punya rumah, kendaraan pribadi, deposito (apalagi ini), saya hanya mencantumkan isi tabungan per tanggal 31 Desember 2008.  Itupun direka-reka, soalnya udah lama tidak nge-print buku tabungan.

Berbeda dengan saya, para lelaki di lab sibuk berdiskusi tentang isian SPT. Apalagi yang sudah berkeluarga, harus mencantumkan penghasilan istri, daftar kekayaan, dan sebagainya.  Karena bingung, akhirnya si bos mengumpulkan semua karyawan di aula dan diberi penjelasan mengenai cara mengisi SPT. Sementara mereka mendengarkan penjelasan, saya malah asyik nge-blog. Hehe…

Hm…btw, suamiku sudah mengisi SPT Tahunannya ga ya?

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada Maret 27, 2009 in tentang mereka

 

Tag: ,

Mencari teman

Suatu waktu lagi YMan dengan Jojo

Jojo : “wuih..temanmu di FB kok udah 102 dek…cepat banget… di FS juga kamu lebih banyak”

Saya: “hehe..itu sih banyakan teman-teman sma ama kuliah…”

Jojo : “ga ada yang baru kenal?”

Saya: “hm…ada sih, tapi itu juga kenalnya karena pernah baca blognya..eh itu kenal atau tahu aja sih?”

Jojo : ” ha…ha…”

Trus…siang tadi saya juga ngobrol ama teman di kantor

Teman : ” teman saya di FB mah banyakan teman SMA, mbak…malu nge-add orang baru, kan ga kenal”

Saya : ” sama sih..saya juga temannya banyakan teman sma ama kuliah. ada juga teman SD”

Teman : ” teman SD mbak gaul juga ya…teman saya mah orang kampung mbak..ga ngerti komputer kali..”

Saya : “he..he”

Teman : ” eh..ada tuh kecengan waktu SMP, tapi ga berani nge-add…”

Saya : “kenapa?? add aja lagi…lumayan kan bisa tahu dia ngapain “

Teman : ” nggak ah…malu. Ntar ketahuan pacar saya lagi…”

Saya : ” huahahaha…..”

Facebook ataupun Friendster (dan masih banyak lagi, tapi yang saya ikuti cuman dua itu saja..cukup..capek ngurusnya) sudah jadi trend saat ini (kata teman saya di atas, ga gaul deh kalo ga punya Facebook…hehe ). Kalau dilihat dari asal muasal niat dibikinnya situs pertemanan kayak gini ya biar bisa nambah teman baru di dunia maya. Tapi kok ya teman saya (okey…dan saya juga) malah lebih  memanfaatkannya buat keep in touch dengan saudara dan  teman-teman lama. Teman-teman yang udah jarang bahkan ga pernah ketemu secara langsung ataupun sekedar smsan dan telponan. Kalau menemukan teman lama di FB atau FS rasanya girang banget. Tapi ada juga sih, teman yang masing sering ketemu, masih sering smsan, masih sering telponan… hanya seru aja saling meninggalkan komentar di halaman profil mereka.

Karena terkadang, tanpa disadari, apa yang diungkapkan lewat tulisan atau gambar di halaman FB atau FS lebih jujur (karena spontanitas ) daripada SMS atau telponan, atau bahkan ketemu langsung.  Atau bisa jadi apa yang tertulis dan tergambar di halaman itu menjadi bahan pembicaraan di SMS, telpon, atau kumpul-kumpul bersama.

Saya dan Jojo terkadang memanfaatkan halaman FB dan FS buat bermesraan. Ups..maksudnya begini… Saling meninggalkan pesan (yang spontanitas tadi) bisa jadi pelipur kangen kami berdua yang tinggal berjauhan. Ada foto Jojo lagi megang ikan besar, jadi bukti dari cerita dia di telpon soal acara memancing dengan teman-temannya (ketimbang dikirm lewat MMS, lebih mahal kan?). Atau aku menulis status di FB, bisa mewakili salah satu ceritaku hari itu (jadi pas nelpon bisa cerita yang lain…atau malah membahas itu juga..hehe). Sebenarnya sih intinya memanfaatkan segala media untuk berkomunikasi.  Dan itu terbukti lumayan mujarab dalam hubungan LDML* yang kami jalani…

*LDML (Long Distance Marrying Life), minjam istilah bunda….

 
11 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 9, 2009 in tentang mereka

 

Tag: , ,