RSS

Arsip Kategori: tentang kita

Chapter 4

Akhir dari bab keempat sudah kita lewati…

365 hari yang tidak mudah bagimu, saya tahu dengan pasti.

Tapi dalam hari-hari itu, kamu tetap menjadi tempatku berpegang.

You complete me… ever.

I love you more and more…

Mari menjalani babak selanjutnya, meskipun (mungkin) hanya ada kita berdua 🙂

 
6 Komentar

Ditulis oleh pada November 8, 2012 in tentang kamu, tentang kita, tentang saya

 

Baju Baru di Hari Raya

Masih ingat sewaktu kecil, setiap memasuki bulan Desember ada perasaan deg-degan, harap-harap cemas menantikan baju baru dari orang tua untuk dipakai pas Natalan. Untuk ukuran saya yang jarang dapat baju baru, hal tersebut sangat menyenangkan. Terusan berenda-renda dan berwarna-warni, atau hanya gaun simpel tapi elegan untuk anak kecil. Adik saya bahkan punya syarat khusus untuk baju barunya waktu itu, warna merah dan banyak kantungnya 🙂 Kalau ditanya buat apa kantungnya banyak? Buat nampung kue natal yang banyak, katanya 🙂

Tapi kebiasaan itu berhenti kurang-lebih sejak saya SMP. Mungkin karena bukan anak kecil lagi, sehingga mama menganggap bukan lagi umurnya untuk mendapatkan baju baru tiap hari raya. Atau bisa jadi karena kebutuhan keluarga semakin meningkat, sehingga urusan baju baru menjadi hal yang kesekian dalam urutan kebutuhan. Entahlah… sejak saat itu, saya sendiri juga sudah malu kalau minta baju baru ke orang tua. Syukur-syukur kalau ada kerabat yang ngasih.

Setiap natal, saya sendiri tidak mewajibkan diri memiliki baju baru. Toh sejak saya berpenghasilan, saya mampu membeli baju kapanpun saya mau. Tidak ada lagi euphoria berbaju  baru di hari raya. Yang penting penampilannya rapi, sesuai, dan tidak ketinggalan jaman. Terkadang koleksi baju mama atau saudara jadi incaran. Asyiknya karena kami bersaudara perempuan semua dan umurnya hampir sebaya. Mix and match… we’re ready to go…

Dan kemarin, tiba-tiba mama menelpon pada saat saya sedang istirahat jam kerja. Saya disuruh datang ke toko baju kenalannya. Sesampainya di sana, mama dan kakak saya sudah pilih-pilih baju. Saya pun disuruh memilih. Agak segan juga, soalnya baju baru ga ada dalam budget bulan ini. Setelah memilih 1 pasang pakaian, mama langsung bilang, “sudah.. masuk kerja sana…“. Ternyata, saya dapat baju baru lagi dari mama. Yippie…

Btw, rasanya ternyata sama menyenangkannya sewaktu saya masih kecil. :mrgreen:

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada Desember 16, 2011 in tentang kita, tentang saya

 

Tag: ,

Chapter 3

Semalam baru saja kita akhiri babak ketiga dari kehidupan pernikahan kita.

Thanks God kita akhirnya bisa menjalani rumah tangga yang sebenarnya. Kamu dan saya, satu waktu, satu tempat, satu masa. Tidak mudah ternyata, apalagi hampir setiap hari kita hanya berdua. Ah.. soal ‘hanya berdua” itu, saya akhirnya belajar menerima rumah tangga kita apa adanya. Ternyata Tuhan masih perlu waktu lebih lama lagi untuk mempercayai kita menjadi orang tua.

Terima kasih karena kamu adalah suami yang sangat pengertian, dimana setiap hari kamu mengambil sebagian peranku sebagai ibu rumah tangga karena pekerjaan yang menyita waktuku.

Terima kasih dengan segala upayamu, mencari penghasilan untuk keluarga kecil kita (dan masih sempat mengantar dan menjemputku dari tempat kerja)

Terima kasih atas semua perabotan baru yang mengisi rumah kita (walaupun kita harus bertengkar dulu tentang penting tidaknya barang itu) :mrgreen:

Hari ini kita buka babak keempat dalam rumah tangga kita. Mudah-mudahan ada gambar bayi di halaman berikutnya ya 🙂

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada November 8, 2011 in tentang kamu, tentang kita, tentang saya

 

Tag: , ,

Lampu

Sebulan yang lalu

Me   : “Lampunya jangan dimatikan dulu ya… aku masih mau membaca”

Him : “Iya… tapi jangan terlalu malam tidurnya”

Seminggu yang lalu

Him   : (membaca-baca isi blogku) ” Ha?? 25 buku dalam satu bulan? Pantas saja            disenggol dikit ngambek. Pacaran sama buku ternyata…

Me  : (senyum-senyum)

Semalam yang lalu

Me   : “Ngapain beli lampu baca, hon?”

Him  : ‘Biar kalau kamu membaca sampai larut malam, saya ndak terganggu                     tidurnya”.

 

 

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada Oktober 29, 2011 in tentang kamu, tentang kita, tentang saya

 

Tag:

Romantisme pas-pasan

Semalam saya dikejutkan dengan sebuah notification dari dia di halaman facebook.  Ada sebuah link yang mengarah ke sebuah gambar. Dan inilah gambarnya.

klik untuk lebih jelas

 

Oh…I’m melted… Love you too, hon..

 
5 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 14, 2011 in tentang kamu, tentang kita, tentang saya

 

Tag: ,

Surat cinta-ku yang terakhir

Kapan terakhir kali kamu menerima surat cinta?

Me? Saya sudah lupa. Mungkin waktu saya SMA 🙂 Dan semua pasti setuju kalo saya bilang menerima surat cinta itu bikin jantung berdebar-debar, senyum-senyum sendiri sambil membacanya. Biarpun datangnya dari orang yang kita ga suka. Apalagi kalau surat cinta-nya dari gebetan. Bisa bahagia berhari-hari…

Berawal dari blognya Simbok, yang bercerita tentang surat-surat precilnya dan beberapa surat yang dia terima, saya jadi berangan-angan ingin menerima surat cinta lagi. Ingin merasakan debaran-debaran itu lagi.

Nah, semalam saya menceritakan hal itu kepada suami via telepon. Sedikit memaksa, saya meminta dia mengirimkan surat cinta itu. Si suami spontan menolak. “Lha, tiap malam kita ngobrol. Apalagi yang mau ditulis di surat? Lagian udah ga jaman lah itu“, katanya.

Bukan Desty kalau langsung menerima begitu saja. Saya mulai mengeluarkan argumentasi tentang esensi surat (tsaah). Intinya, kalau lewat surat itu beda rasanya dengan berbicara langsung. Lewat surat, kita pasti memilih diksi yang indah, tepat dan mewakili perasaan kita. Tidak jarang isi suratnya diganti kembali supaya hasilnya lebih baik lagi. Kalau ngomong, ya tinggal diralat kalau salah.

Argumentasi saya ditutup dengan jawaban dari dia, “Ah… ga penting itu, dek..“. Ya sudahlah, memang nasib saya kali punya suami yang kiblat keromantisannya berbeda dengan saya.

Tapi, pagi ini saya bangun dan memeriksa timeline di twitter. Dan saya mendapatkan “surat” berikut ini. (Ket: baca dari bawah ya…)

Menurut anda, itu bisa dikategorikan ” surat cinta” ga? 😀

 

 
11 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 24, 2011 in lihat..baca..dengar, tentang kita

 

Tag: ,

About two thousand and ten

Hampir semua orang yang saya jumpai berkomentar kurang lebih seperti ini, “Wah… ga kerasa ya.. 2010 bentar lagi mau selesai”.

Iya.. saya juga berpendapat seperti itu. Rasanya belum berbuat apa-apa kok ya sudah berganti tahun lagi. Di tahun 2010 ini saya memang tidak membuat resolusi apa-apa. Kecuali keinginan untuk mempunyai seorang anak. Pertengahan tahun 2010, karena belum juga mendapatkan keinginan saya itu, saya memeriksakan diri ke dokter kandungan.  Ada sedikit masalah memang pada rahim, tapi menurut dokter itu bukan hal yang berbahaya. Terapi hormon yang diberikan dokter belum membuahkan hasil kecuali wajahku menjadi berbintik-bintik penuh jerawat 🙂

Soal karir, basically tidak ada peningkatan secara personal. Keinginan untuk melanjutkan sekolah juga masih tertunda karena sesuatu dan lain hal di tempat kerja.

Jika menguti pertanyaan @venustweets di twitternya hari ini, “Q: on a scale of 1-10, how satisfied are you with 2010? why? why did you score that way?”, saya akan memberi nilai 7 pada tahun 2010. Tidak terlalu puas, tapi tidak juga mengecewakan.

Mengapa tidak mengecewakan? Karena di atas semua ketidak puasan atas pencapaian di tahun 2010 ini, di akhir tahun ini keluargaku bisa berkumpul lengkap merayakan Natal dan Tahun Baru. Kedua orang tuaku, kakak dan adik (yang sudah 2 tahun tidak mudik dan akhirnya bisa menyelesaikan kuliahnya), dan terutama suamiku yang tercinta. Saya berbahagia untuk itu.

Dan akhirnya… masih ada 2 hari sebelum tahun ini berakhir. Mungkin tidak cukup waktu lagi untuk menuntaskan semuanya. Tapi setidaknya, mari menjalani 2 hari ini dengan kebahagiaan. Setidaknya ada yang bisa dikenang di tahun 2010.

Happy (Early) New Year, pals…

gambar dari  sini

 

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 29, 2010 in entahlah..., tentang DIA, tentang kita, tentang saya

 

Tag: ,