RSS

Female of The Week

07 Okt

Seumur hidup, seingat saya, sudah tiga kali profil saya dimuat di koran lokal tempat tinggal saya. Yang pertama, waktu masih SMP, dimana saya menjadi utusan daerah (Kabupaten Luwu waktu itu) untuk mengikuti Lomba Olimpiade MIPA di tingkat provinsi. Sepertinya potongan artikel di koran itu masih disimpan oleh papa saya.

Yang kedua, ketika mewakili Fakultas Sains (tempat kerja saya) untuk mengikuti Seminar Nasional di Lombok. Tapi karena beritanya masuk di kolom advetorial edukasi (berita khusus promosi kampus) dan profil yang dimuat bersama-sama dengan beberapa teman lainnya, saya menganggapnya biasa saja.

WhatsApp Image 2017-10-07 at 09.17.24

Yang ketiga, dimuat hari ini, sebagai Female of The Week. Di situ menceritakan tentang profil saya sebagai wanita karir, yang dalam usia 30-an bisa memegang satu jabatan di universitas favorit di kota ini. Tentang bagaimana saya membagi waktu antara keluarga dan karir, tentang kedisiplinan yang selalu saya terapkan saat bekerja, dan juga tentang hobby membaca buku yang membuat saya beberapa kali memenangkan lomba membuat review. Ada juga tentang komunitas BBI yang membuat saya semakin mencintai buku.

Well…sejujurnya saat wartawan koran itu datang menemui dan mewawancarai saya, dalam hati saya sudah harap-harap cemas. Saya mengkhawatirkan reaksi dari orang-orang yang membaca profil itu. Hehe… yah begitulah orang introvert kalau tiba-tiba “tampil”.

Reaksi pertama yang saya baca adalah tanggapan rekan-rekan kerja saya di grup WA. Apresiasi mereka membuat saya terharu. They know exactly apa yang sudah saya lakukan dan bagaimana saya di tempat kerja sampai saya berada di posisi itu. Bahkan beberapa komentar dari rekan-rekan kerja saya tentang kedisiplinan yang saya terapkan dimuat juga dalam beritanya. Reaksi berikutnya adalah dari keluarga. Mereka juga mengapresiasi munculnya saya di koran harian lokal itu. Anakku, Yobel (3 thn), bahkan dengan bangganya memperlihatkan koran itu pada saya saat pulang kerja dan berkata, “look…Mama… Mama ada di sini”

Kemudian suami saya memasang potongan koran di atas di halaman facebook-nya. Ohya, foto saya di situ adalah hasil jepretannya dia. Suami saya menuliskan bahwa dia senang hasil jepretannya bisa masuk di koran lokal. Lalu muncullah komentar-komentar dari beberapa orang. Most of them mengomentari tentang badan saya yang gemuk, kelihatannya seperti hamil, prestasi berat badan yang bertambah, dan seterusnya. Dan saat membacanya disitulah saya merasa sedih.

Saya bukannya mengingkari kalau saya memang terlihat lebih gemuk seperti yang dituliskan oleh komentar-komentar itu. Kalau soal berat badan, bukan sekali dua kali ini saya mendapatkan komentar seperti itu. But… kenapa sih harus “main fisik”? Suddenly I’m having an impostor syndrome and say to myself… well maybe I don’t deserve any publication like that. Dan inilah yang berkembang di masyarakat kita. Semacam kalau kamu punya badan gemuk atau kulit berwarna gelap, kamu adalah manusia sial binti terpurukwati. Sama halnya kalau kamu jomblo atau belum nikah atau belum punya anak, kamu layak buat ditertawakan dan di-bullyIt hurts, people…

Saya menuliskan ini bukan hanya sekadar ingin curhat. Tetapi saya menuliskannya sebagai pengingat bagi diri saya sendiri agar saya selalu “memasang kaki di sepatu orang lain sebelum mengomentari pemilik sepatunya”. Karena lidah itu lemah. Dan ucapan yang keluar dari lidah (atau tangan yang mengetikkannya) bisa membuat kepingan hati milik orang menjadi retak. Layaknya kertas, setelah diremas-remas, kerutannya tidak akan bisa hilang.

Iklan
 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Oktober 7, 2017 in entahlah..., lihat..baca..dengar, tentang saya

 

2 responses to “Female of The Week

  1. Warm

    Oktober 8, 2017 at 1:12 pm

    wah skarang tampil di koran sbg profil pejabat. Top!

     
  2. bzee

    Oktober 8, 2017 at 10:43 pm

    Mbak Desty keren banget, sebagai ibu sekaligus wanita karir sekaligus blogger kece, dan dengan segudang prestasi tetap low profile 😘 Semoga bisa semakin menginspirasi lebih banyak orang ya

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: