RSS

Cantik.

19 Okt

Sudah lama tidak berkunjung ke Ngerumpi, apalagi menulis di sana. Pagi ini, sambil menunggu upload-an file ke email yang super lama (gara-gara koneksi internet kayak orang sesak nafas), saya terpana membaca satu artikel yang ditulis oleh mbak yang cantik itu. Silahkan ke sana sejenak untuk membacanya.

Sudah?

Okay.

I am totally agree with her. Selama lebih dari dua puluh dasawarsa saya mengenal apa arti dari kecantikan, bukan hanya laki-laki, perempuan pun seringkali mengedepankan penampilan fisik seorang perempuan lainnya.  Anda boleh menyalahkan iklan kecantikan (yang pakemnya bilang putih, kurus, bebas jerawat, bla..bla..bla). Tapi sudah demikian pola pikir yang berkembang di spesies kita Homo sapiens. Mengutip isi artikel mbaknya, kalau laki-laki sejelek apapun asalkan berduit, masih ada yang dekati. Tapi kalau perempuan berduit trus nggak cantik ala iklan komentar orang minimal bilang “gila… udah kaya kok ga bisa ngurus diri sih…“.

Let me tell you about myself.

Saya terlahir dengan membawa gen “gemuk dan tulang besar” dalam tubuh saya. Sebanyak-banyaknya saya minum susu kalsium dan olahraga, body saya akan terlihat besar. Belum lagi dengan kulit yang gampang mengalami iritasi dan meninggalkan bekas yang susah dan lama hilangnya jika terluka. Menyadari fisik saya tidak sesuai pakem iklan, saya berusaha mengembangkan diri. I try as much as I can to be a smart woman. So far I know I did. Tapi itu tidak pernah cukup.

Kenapa? Suami saya masih sering bilang, “aduh dek… kamu kok makin besar saja, ga kayak waktu pacaran dulu“. (Biasanya saya akan menjawab, “sudah terlambat buat kamu untuk menyesal” ). Mertua saya bahkan menitip pesan “Jangan gemuk ya nak..“. Saya sering minder seminder-mindernya ketemu teman atau sepupu saya yang langsing dan berkulit mulus. It hurts inside actually.

Tapi hal tersebut bukan berarti saya tidak mencintai dan menghargai diri saya. I love myself for what I am. Sejauh yang saya bisa lakukan saya akan tetap menjaga dan memperbaiki penampilan fisik saya, for my sake dan agar saya merasa bisa “diterima”.

Sounds pity? Brutally honest. But that’s true.

Iklan
 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Oktober 19, 2011 in lihat..baca..dengar, tentang saya

 

Tag: , ,

One response to “Cantik.

  1. Kontraktor

    Oktober 19, 2011 at 5:11 pm

    tetep jadi diri kamu apa adanya aj… 🙂

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: