RSS

Balada Tukang Foto Keliling

23 Sep

Akhir-akhir ini saya lebih sering posting dengan judul Weekly Photo Challenge. Itu adalah tantangan posting dari wordpress untuk menampilkan foto-foto sesuai tema yang ditentukan setiap minggunya. Kalau ada yang memperhatikan, di bawah setiap foto yang saya unggah ada tulisan “credit to @joelgabe photography“. 

@joelgabe photography adalah usaha sederhana yang dilakukan oleh suami saya. Sejak meninggalkan hutan Papua pada bulan Maret 2011 dan berkumpul bersama dengan saya di Palopo, suami saya mulai mengembangkan usaha ini. Berangkat dari hobby fotografi dengan modal sebuah kamera Nikon D90 bekas dan Nikon D3100 modifikasi IR yang dia punya, dia belajar fotografi secara otodidak. Sampai saat ini, dia belum pernah ikut kursus atau pelatihan fotografi. Semuanya dia pelajari lewat internet.

Beberapa waktu kemudian, dia menemukan komunitas fotografi di Palopo, yang bernama Kapolo. Kemampuan fotografinya semakin terasah. Seringkali mereka melakukan kegiatan hunting foto bersama menggunakan model-model lokal. Kadang anak-anak kecil sebelah rumah juga jadi objeknya. Lumayan buat latihan, katanya.

Beberapa hasil jepretan menggunakan kamera IR

Akhirnya, sekitar 3 bulan yang lalu, Joel, suami saya memutuskan untuk menjadi freelance photographer (baca :tukang foto keliling). Saat ini dia belum mempunyai tempat usaha yang tetap, karena terkendala di modal usaha. Tapi dengan mengubah satu kamar di rumah menjadi studio sederhana, dan meja makan merangkap meja kerja, setidaknya penghasilan dia sebulan terkadang sudah lebih dari penghasilan saya yang pergi pagi pulang petang ini. Yah.. namanya juga tukang foto keliling, penghasilan tidak menentu sudah jadi resiko.

Saya pernah membaca entah di mana, kalau defenisi sukses salah satunya adalah mampu menjadikan passion dan hobby menjadi sumber penghasilan. Kalau merunut dari kategori itu, saya berani mengatakan suami saya sudah termasuk orang sukses.

Saya tidak menyesal dengan pilihan pekerjaannya. Justru saya kagum dengan kemampuannya yang berangkat dari nol sampai bisa menghidupi keluarga. Tidak jarang saya iri dengan keberhasilannya itu. Lagipula, dengan pekerjaannya sebagai freelance photographer dia jadi punya banyak waktu luang. Termasuk memasak makan siang buat kami berdua setiap harinya. Bagaimana mungkin saya merasa rugi? :mrgreen:

Iklan
 
5 Komentar

Ditulis oleh pada September 23, 2011 in lihat..baca..dengar, tentang kamu

 

Tag: , ,

5 responses to “Balada Tukang Foto Keliling

  1. warm

    Oktober 12, 2011 at 9:42 am

    satu kata : KEREEEEEEEEEEEENNN
    eh ajarin saya moto dong 😀

     
  2. Alvian Tampubolon

    Oktober 12, 2011 at 7:14 pm

    saya jadi kagum dgn suami anda berjuang dari nol sampai sekarang
    tapi saya lebih suka dgn petikan kalimat terakhir “memasak makan siang buat kami berdua setiap harinya “..wkkwkwkkwk

     
  3. meiskhe fratel

    Oktober 18, 2011 at 11:01 am

    bahagia

     
  4. bagus

    November 15, 2011 at 5:28 pm

    hebaaaaattttt….. aku juga pengen.. boleh minta tipsnya?

     
  5. ulla

    Juni 18, 2012 at 1:16 am

    salut deh buat bang joel… sukses selalu buat keluarga… salam jepret..
    UM

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: