RSS

Review : Satin Merah

26 Feb

Penulis : Brahmanto Anindito & Rie Yanti.

Penerbit : Gagas Media

Harga : Rp 37.000,-

Nadya, gadis SMA kelas 12, berniat mendalami Sastra Sunda sebagai bahan untuk membuat makalah sebagai salah satu syarat Lomba Siswa Teladan se-Bandung Raya. Untuk itu dia menghubungi beberapa sastrawan Sunda guna berguru kepada mereka.  Tekad Nandya untuk memenangkan lomba ini semata-mata agar semua orang mengakuinya. “Aku cuma ingin jadi signifikan”, ambisi Nandya (yang juga menjadi tagline dari novel ini).

Sastrawan pertama yang dijumpai adalah Yahya Soemantri.  Sastrawan yang mempunyai wawasan luas, kaya pengalaman, dan kemampuan berdeskripsi yang kuat. Sayangnya, Yahya seorang suka mengkritik tanpa mau dikritik, nyaris tidak berperasaan.

Sastrawan kedua adalah Didi Sumpena Pamungkas.  Daya analisanya yang kuat membuat sastrawan ini menggeluti dunia kriminalitas.

Sastrawan ketiga, Nining Tresna Munandar, penulis komersial yang selalu mengutamakan cinta sebagai nafas setiap tulisannya.

Sastrawan keempat Hilmi Harun. Pemburu lomba menulis, kreatif dan kritikus yang aktif.

Keempat sastrawan itu merupakan “alat” bagi Nandya untuk mewujudkan ambisinya.  Nandya berusaha menyerap semua emosi positif dari keempat sastrawan itu. Tetapi tentu saja, ada sisi lain dari mereka yang memancarkan emosi negatif. Emosi negatif yang semakin menyuntik ambisi Nandya. Emosi negatif yang mendorong Nandya melakukan sesuatu lebih dari sekedar berguru. Kematian.

Saya tertarik dengan novel ini setelah membaca resensi dari Mbak Nike. Selanjutnya, saya sampai ke situs salah satu penulisnya, Rie Yanti, yang menceritakan bibit lahirnya novel ini. Mungkin karena genre-nya thriller, saya memutuskan harus membeli buku ini. Sempat tertunda beberapa waktu untuk membaca buku ini setelah membelinya 3 Feb kemarin. Hasil akhir, 4 bintang buat buku ini.

2 bintang pertama, masing-masing untuk penulisnya. Salut sekali, buku ini lahir dari “pertemuan online”. Dan masing-masing mengambil peran dalam lahirnya buku ini. Rie untuk literatur sunda, dan Brahmanto untuk suntikan thriller dan detektifnya.

Bintang ke 3, novel ini bukan sekedar novel. Seorang (yang mengaku) penulis wajib membaca buku ini. Setelah Heartblock -nya Okke Sepatumerah, baru buku ini yang saya temukan mau berbagi tentang bagaimana menjadi seorang penulis. Bahkan tips self-publishing diulas dalam novel ini.

Bintang 4, walaupun novel, banyak informasi tentang teknologi blog yang bisa didapat dari buku ini.

Untuk ceritanya sendiri, tidak membosankan bagi saya. Dengan beberapa kalimat berbahasa Sunda yang bisa dipahami, membuat saya sedikit mengalami rasa rindu pada Bogor🙂

 
8 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 26, 2011 in lihat..baca..dengar

 

Tag: , , ,

8 responses to “Review : Satin Merah

  1. Nike

    Februari 27, 2011 at 9:49 am

    hehehe, sama aku juga 4 bintang. Desty panggil Nike aja ya🙂

     
  2. Rie

    Februari 27, 2011 at 2:22 pm

    Mbak Desty, makasih reviewnya ya.🙂

     
    • desty

      Februari 27, 2011 at 8:32 pm

      Wah… suatu kehormatan, review ini dikomentari langsung oleh penulisnya

       
  3. warm

    Februari 28, 2011 at 7:41 am

    ahh tampaknya hari ini saya harus ke toko buku lagi ^^

    makasih atas info buku keren ini yaa😀

     
  4. horus the eagle

    Februari 28, 2011 at 10:29 pm

    Artikelmu bagus juga,
    silahkan berkunjung di blog saya @
    Get A New Articles
    makasih…

     
  5. nadiafriza

    Maret 4, 2011 at 7:42 pm

    wah, ini udah kedua kalinya dalam hari ini saya baca review novel ini. pertanda harus baca kayaknya.🙂
    makasih infonya mbak!

     
  6. warm

    Maret 12, 2011 at 4:50 pm

    saya udah beli dan udah baca beneran keren ternyata
    lengkap ya, ada macam2 isinya
    ah bikin review juga ah:mrgreen:

     
  7. zombiebunny23

    Februari 18, 2012 at 1:05 am

    beli buku dulu baru baca review, itulah saya :)) untuk melihat respon yang entah beda atau sama untuk novel ini. mampirnya kesini deh😀 trims

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: