RSS

Mie Panjang Umur

20 Des

Entah sejak kapan, sudah jadi kebiasaan di keluarga saya kalau ada yang ulang tahun, sajian utama di meja makan adalah mie. Entah itu mie kuah, mie goreng, mie titi atau apapun olahan mie. Yang satu itu tidak boleh ketinggalan.

Suatu waktu, saya bertanya pada nenek, kenapa harus makan mie? Kata nenek, mie itu kan bentuknya panjang-panjang. Jadi biar umurnya panjang ya kita makan mie kalau ulang tahun.🙂

Jangan bertanya, apakah memang itu jawabannya atau itu hanya karangan nenek saya saja. Tapi yang pasti seluruh anggota keluarga menerima jawaban itu. Sampai saat ini. Jika ada saudara yang tinggal di tempat yang jauh sedang berulang tahun, selain mengucapkan selamat ulang tahun di telepon, pasti ada tambahannya, “jangan lupa makan mie panjang umur ya…

Ketika saya di perantauan jauh dari keluarga, saya selalu menyempatkan diri menyantap mie saat ulang tahun. Karena saya tidak tahu masak, ya biasanya saya ke rumah makan yang ada mie-nya atau separah-parahnya menyantap mie instan saja (ini pernah kejadian, makannya pun pake ditemani air mata karena ingat kalo di rumah dimasakin mie yang enak).

Hari ini saya berulang tahun. Dan tentu saja saya sudah mendapat pesan jangan-lupa-makan-mie-panjang-umur dari sepupu dan om saya.  Dan ulang tahun kali ini, walaupun tinggal di rumah, mama nggak ada karena keluar kota. Jadi ga ada yang masakin mie. Sementara perut saya sudah tidak bisa lagi berkompromi dengan segala bentuk mie instan. Makan mie panjang umurnya besok saja ya…😦

 

 

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Desember 20, 2010 in tentang saya

 

Tag: , ,

2 responses to “Mie Panjang Umur

  1. aRuL

    Desember 20, 2010 at 8:18 pm

    wah filosofinya keren mie….
    sekali lagi selamat ultah kak, semoga umurnya bisa lebih panjang dari mie🙂

     
  2. kendis

    Desember 23, 2010 at 2:12 pm

    selamat ulang tahun ya mbak,,maaf telat,,heheh,,,
    tradisi mie panjang umur kayaknya juga berlaku di keluarga saya dari sisi suami, mama mertua wanti2 untuk membuat mie goreng pada ultah pertama anak saya,,:)
    kayaknya tradisi itu juga nanti akan berlanjut di keluarga kecil saya ,,hehehe

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: