RSS

Malaikat kecil

16 Okt

little angel

Saya memandangi butiran-butiran berwarna kuning kecil yang ada dalam plastik bersegel itu.  Masih ada 10 butir, berarti masih 10 hari lagi. Lima menit yang lalu saya terbangun dari mimpi buruk, dimana dalam mimpi itu saya berada di tengah-tengah reuni dengan kawan-kawan lama. Anehnya, semua kawan yang perempuan perutnya buncit dengan senyum sumringah. Mereka saling menanyakan usia kandungan mereka dan apa yang mereka rasakan selama proses kehamilan. Suara-suara mereka begitu riuh, seriuh kesibukan mereka. Dan saya satu-satunya yang terdiam tanpa ada yang mengajak bicara.

Saya seketika mengusap perut saat mengingat kembali mimpi itu. Perutku masih rata, yah mungkin sedikit ada lekukan, tapi percayalah itu hanya jaringan lemak yang ada di bawah lapisan kulitku. Tapi jauh di dalam sana, ada sesuatu yang sementara diobati oleh penawar butiran-butiran kuning tadi. Tanganku bergerak mengambil sebuah foto di laci meja. Sebuah gambar hitam putih dengan berbagai tulisan kecil di sana. Dan segumpal lingkaran hitam pekat berukuran 25 mm di tengah-tengah foto itu. Foto hasil ultra-sonografi yang menunjukkan adanya kista di dalam ovarium-ku. Walaupun kata dokter tidak berbahaya, tapi ucapannya itu tidak urung membuat kecemasanku berhenti. Pantas saja, setiap kali datang bulan perutku benar-benar tidak nyaman. Rasanya seperti akan tersedot keluar, seperti puluhan tangan sedang mencubit-cubit bagian dalam perutku. Walaupun hanya hanya dua hari dari 28 hari, tapi rasa sakit itu benar-benar mengganggu.

Ada yang berkata, kista semacam itu wajar saja. Hal yang biasa terjadi. Kabarnya saat hamil, kista itu akan menghilang karena pengaruh permainan hormon. Tetapi sudah setahun kehamilan yang saya nantikan belum juga datang. Ada juga yang berkata kehamilan itu tidak akan datang sebelum kistanya benar-benar menghilang. Entahlah, semua ini masih baru untukku.

Sebelum saya memejamkan mata kembali melanjutkan tidurku, sebuah harapan meluncur lirih dari mulutku.

Malaikat kecilku, engkau tahu betapa mama merindukanmu untuk segera hadir di sini. Apapun akan mama lakukan untukmu. Saat ini,engkau masih dalam genggaman tangan-Nya. Hanya Dia dan engkau yang tahu kapan waktunya engkau turun menemani kami. Dan mama berharap itu tidak terlalu lama.

 
6 Komentar

Ditulis oleh pada Oktober 16, 2009 in entahlah...

 

Tag: , ,

6 responses to “Malaikat kecil

  1. Boneth

    Oktober 16, 2009 at 3:18 am

    sabar kak…

    Rencana Tuhan selalu indah tepat pada waktunya..

    aku jg turut doa, mudah2an apa yg kakak takutnya segera berlalu.. dan kista yg lagi diobati ituh jg cepat pergi.. dan si malaikat kecil bisa dateng membawa sukacita..

    penantian kita sama koq..
    ah..
    Selalu sabar ajah yah…

     
  2. Toga Nainggolan

    Oktober 16, 2009 at 6:11 am

    Amin.😀

    Tuhan mendengar segala doa, walau hanya Dia yang tahu, kapan waktu yang tepat untuk mengabulkannya. Semoga tidak terlalu lama.

    Tetap semangat ya Bu!😀

     
  3. neng®atna

    Oktober 20, 2009 at 12:12 pm

    semangat dulu!😀
    sesuatu itu indah pada waktunya. rezeki dari Tuhan tidak akan terlambata barang sedetik. suatu saat saya juga akan mengandung … aku berdoa untukmu, kakak blogger😀

     
  4. Dyah Pratitasari

    Oktober 22, 2009 at 8:17 am

    Des… aku ikut berdoa.
    Selain itu, ada yang bisa aku bantu nggak? Tell me, ya…🙂

     
  5. eliabintang

    Oktober 27, 2009 at 11:56 am

    saya ikut doain supaya cepet punya anak yah🙂

     
  6. desty

    Oktober 28, 2009 at 12:14 am

    @all:
    thanks fellas…
    yours so mean to me

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: