RSS

Hari ini saya menjadi dosen

04 Okt

keep dreaming

Waktu masih di taman kanak-kanak, saya punya cita-cita mau jadi guru. Soalnya ibu guru punya banyak mainan. Ibu guru juga yang menentukan kapan waktunya menyanyi, kapan bermain, dan kapan memakan bekal yang dibawa dari rumah. Dan ohya, kalau ada yang nakal, ibu guru boleh memarahi πŸ˜€

Begitu menginjak bangku SD, cita-cita menajdi ibu guru pupus. Ternyata menjadi ibu guru banyak tugasnya. Sepanjang hari berdiri di depan kelas, berbicara mejelaskan pelajaran. Wah..harus banyak menghafal ternyata. Cita-cita saya hilang. Lebih jelasnya saya tidak punya cita-cita selain β€œmenjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa” (setidaknya itu yang saya tuliskan di halaman biodata pada buku-buku berhalaman cantik milik teman-teman, tepat dibawah isian minuman favorit).

Cita-cita abstrak itu bertahan sampai SMA. Di SMA, saya jatuh cinta pada pelajaran biologi. Terbersit dalam pikiran saya akan menjadi seorang ahli biologi. Nanti saya akan menemukan sesuatu, entah itu teori atau spesies baru. Kecintaan saya pada biologi membawa saya ke Jogjakarta untuk masuk di Fakultas Biologi, UGM.

Di sela-sela kuliah, saya yang tidak aktif di kegiatan mahasiswa, memilih menjadi asisten dosen di laboratorium. Kegiatan menjadi asisten itu, mendekatkan saya apda seorang dosen, yang akhirnya menjadi dosen pembimbing skripsi saya. Mata kuliah Kultur Jaringan Tumbuhan dan Orchidologi menjadi pilihan saya untuk tugas akhir. Skripsi saya selesaikan dengan baik, bahkan dosen saya menyarankan saya untuk melanjutkan kuliah ke jenjang Master. β€œKamu berbakat jadi dosen, Des”, kata beliau saat itu. Saya hanya tersenyum dan mengatakan saya ingin bekerja terlebih dahulu sebelum kuliah lagi. Mungkin suatu saat, jika kesempatan itu masih ada, saya akan menjadi dosen.

Gelar sarjana sains jurusan biologi dan kemampuan di bidang kultur jaringan membawa saya ke Bogor. Di sana, cita-cita saya terpenuhi. Menjadi seorang peneliti di bidang kultur jaringan tumbuhan. Walaupun hanya empat tahun, saya bahagia sudah menggapai cita-cita itu.

Perjalanan hidup membawa saya kembali ke kota kelahiran saya. Sebuah tawaran menjadi dosen biologi dengan status honorer di salah satu universitas swasta di kota ini, datang dengan mudahnya. Walaupun sempat khawatir karena mata kuliah yang akan saya ajarkan tidak saya kuasai dengan baik, tapi akhirnya hari ini datang juga. Hari ini, di depan sekitar tiga puluh mahasiswa semester 3, saya menggapai kesempatan itu. Hari ini saya menjadi dosen.

Kita tidak pernah tahu kemana jalan hidup kita. Tetaplah bermimpi. Tetaplah bercita-cita.

Palopo, 3 Oktober 2009

Iklan
 
14 Komentar

Ditulis oleh pada Oktober 4, 2009 in tentang saya

 

Tag: ,

14 responses to “Hari ini saya menjadi dosen

  1. bandit spβ„’

    Oktober 5, 2009 at 3:33 am

    wah selamattt…..

    Dulu waktu pelajaran mengarang kelas 4 SD, saya bercita-cita jadi pembela kebenaran…
    waktu menanam padi di sawah, tatkala ada pesawat lewat dengan gaghnya, saya jd bercita-cita jd pilot..
    sewaktu SMA kls 3, saya pernah bercita-cita jadi menteri keuangan… heheh..

     
    • desty

      Oktober 6, 2009 at 2:49 am

      trus sekarang jadi apa bang?

       
      • bandit spβ„’

        Oktober 6, 2009 at 3:48 am

        sekarang malah jadi perantau yang sedang menikmai episode Maumere dalam hidupnya… hehehehhe

         
  2. bagoest

    Oktober 5, 2009 at 7:54 am

    “Kita tidak pernah tahu kemana jalan hidup kita. Tetaplah bermimpi. Tetaplah bercita-cita.”,,, wah sy setuju bgt, ok, tetaplah bermimpi,,,,

     
  3. cha

    Oktober 8, 2009 at 2:33 am

    ohhh, saya juga suatu hari pengen jadi dosen, mba….
    salam kenal

     
  4. boneth

    Oktober 8, 2009 at 8:10 am

    daaannn… artinya skrg dah jd budos ya kak??
    hihihii..
    nyaingin mbakdos niiihhh..

    eniwei slmt yahh..
    eh gmn rasanya berdiri di depan mahasiswa2 sebanyak ituh ntuk pertama kalinya??
    degdeg-an donggg??!!!
    hahahaha… saya rasa buat kakanda Desty ndak bakal pake deg-degan lah ya??

    saya jg mau terus bermimpi ahh.. tnpa mau bangun lagi.. πŸ˜€ πŸ˜€

     
    • desty

      Oktober 11, 2009 at 4:48 am

      deg-degan sih nggak..tapi panasnya…wuih…

       
  5. Tuenk

    Oktober 11, 2009 at 12:00 am

    Jangan lupa pas perkenalan bilang kamu udah menikah ya…. Hi…hi…

     
    • desty

      Oktober 11, 2009 at 4:48 am

      tenang…mereka kan liat cincin nikahnya-kalo lagi nulis di whiteboard

       
  6. eliabintang

    Oktober 13, 2009 at 6:39 am

    kita bisa bermimpi dan berusaha, tapi pada akhirnya tuhanlah yang menentukan.. selamat ya cita2nya terpenuhi! guru dan dosen kan sama aja.

    salam kenal yah mba! πŸ˜€

     
  7. gigibesar

    Oktober 14, 2009 at 1:05 am

    selamat mbak desty..
    mbak desti ada facebook? add nana ya mbak..
    regina krisna

    hari ini aku buka friendster lagi setelah sekian lama, karena udah bisa meletakkan masalah, yang dijawab sama mb desty di blog friendster itu..makasih mbak

    nana

     
    • desty

      Oktober 16, 2009 at 2:27 am

      sama-sama, na…
      senang bisa membantu

       
  8. inno

    Oktober 15, 2009 at 8:06 am

    selamat.. saya juga sedang mengejar cita cita.. πŸ˜€

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: