RSS

Istirahat

01 Jun

Entah karena makanan atau karena saya tidak pernah mau mendengar badanku yang “menjerit” ingin istirahat, akhirnya saya jatuh sakit dengan vonis dari dokter kena penyakit tipus. Walaupun diperkuat hasil laboratorium dengan tes Widal dan hematologi lengkap, saya masih tidak percaya saya terkena tipus. Apalagi adik sepupuku yang seorang dokter mengatakan kalau tes widal sudah tidak valid untuk memperkuat diagnosa tipus untuk orang Indonesia (katanya hampir seluruh orang Indonesia sudah tercemar bakteri Salmonella thypii dan S. parathypii). Anyway…dokter tetap menyuruh saya istirahat total di rumah selama 5 hari. Hanay boleh makan dan tidur.

Hari pertama, saya tidak bisa istirahat. Pasalnya hampir tiap setengah jam hape berdering, baik itu telpon atau sms. Semua menanyakan bagaimana kabarku. Masih mending kalau yang nanyain beda-beda tempat. Contohnya, mamaku menelpon, ga lama kemudian papaku menelpon, trus kakakku. Padahal mereka tinggal serumah. Mertuaku juga ga ada bedanya, masing-masing “merasa” punya nomor urut antrian menelpon, yang kalau ga kepake nakalan rugi besar. Come on…bukannya tidak menghargai perhatian, tapi yang saya butuhkan adalah istirahat. Sempat kepikiran mau me-non aktif-kan hape, tapi ga jadi mengingat saya sendirian di kost, dan kalau ada apa-apa yang pertama saya lakukan adalah menelpon seseorang.

Hari kedua, dering hape sudah mulai berkurang (kali ini sudah sama dengan jadwal makan obat…ngomong-ngomong soal obat…baru kali ini makan obat banyak banget…hyuuckk). Akhrinya bisa tidur lebih lama.

Hari ketiga, saya sudah mulai stres karena bosan. Akhrinya saya “melanggar” aturan dokter dengan berjalan-jalan di sekitar kost, ngobrol ama ibu kost berlama-lama.

Hari ke-empat, nafsu makan saya sudah mulai membaik, dalam artian pengen makan melulu. Padahal sebagai penderita tipus, makanan harus dijaga banget. Kata orang sih kalau nafsu makan sudah membaik, artinya udah sembuh..lagian saya kan tidak percaya saya terkena tipus..(ngeles mode on)

Hari ke-lima. Dengan restu dokter, akhirnya dibolehkan makan daging dengan syarat nasinya harus nasi tim dan belum boleh makan sayur dan buah. (Maaf bu dokter, nasi tim = bubur = nggak mau makan). Hehe…saya memang pasien bandel.

Dan akhirnya hari ini, saya masuk kerja. Begitu masuk, di meja kerja sudah banyak memo yang harus dibaca. Belum lagi meminta data penelitian selama saya tidak masuk (yang ternyata nggak ada data karena nggak ada yang ngejar-ngejar minta data…aarghh). Saya jadi membayangkan kalau saya harus istirahat selama beberapa minggu, bisa-bisa penelitianku gagal semua.

 
7 Komentar

Ditulis oleh pada Juni 1, 2009 in tentang saya

 

Tag: ,

7 responses to “Istirahat

  1. achoey

    Juni 1, 2009 at 3:45 pm

    Semangat
    Kembali bekerja dengan giat🙂

     
  2. tukangobatbersahaja

    Juni 8, 2009 at 10:05 am

    Sudah sembuh pastinya😀

    Kayanya kecapekan dan banyak pikiran… rileks dikit deh
    *pijet-pijet*

     
    • desty

      Juni 11, 2009 at 2:12 am

      lagi dong pjatnya..hehe

       
  3. ontohod

    Juni 9, 2009 at 1:28 am

    Bener2 pasien bandel, tapi biasanya yang gini cepet sembuh.. semangat terus ceu🙂

     
  4. ichanx

    Juni 10, 2009 at 1:19 am

    alhamdulilah udah sembuh ya…. *untung bukan ke rumah sakit OMNI* hehehe

     
    • desty

      Juni 11, 2009 at 2:13 am

      kejauhan atuh kang…

       
  5. ansella

    Juni 11, 2009 at 4:09 am

    hayo kita makan mie jogjanya mas yeri yukkkkk……

    kopdar kopdar….

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: