RSS

Buku wajib sebelum ke Belanda

21 Apr

Belanda?

Uh..that’s my big dream.. Bukan sekedar jalan-jalan, tapi juga melanjutkan sekolah ke Belanda.  Apalagi salah satu senior di kantor yang ngambil S3 ke Belanda, sering ngasih masukan tentang bagaimana bagusnya pendidikan khususnya masalah pertanian di Wageningen University, Belanda. Tapi..beliau hanya menceritakan yang enak-enaknya saja. Sepertinya yang ga enaknya sengaja disimpan, supaya aku termotivasi melanjutkan S2 di Belanda.

Suatu hari,  suamiku lagi buka halaman fesbuknya dan berkomentar,

” Oh, ternyata benar Rizki temanku yang nulis Negeri van Oranje”.

“Buku apaan, bang? Tentang Belanda ya? Isinya tentang apa?”, tebakku asal aja.

“Ga tahu.  Belum baca juga.”, jawabnya

Ya iyalah..dia kan paling malas baca buku. Akhirnya karena penasaran tentang buku-berbau-Belanda, saya mulai searching dan menemukan markas dari buku itu. Baca-baca sekilas, akhirnya memutuskan untuk mencari novelnya di toko buku terdekat.

Anyway…komentar saya setelah membaca bukunya adalah :ini dia buku yang saya cari-cari”. Walaupun digolongkan dalam genre novel/fiksi, tapi bagi saya buku ini lebih mirip kumpulan tips & trick bagaimana bisa bertahan hidup selama sekolah di Belanda. Berbeda dengan cerita senior saya, di dalam buku ini semua diulas, dari enaknya (dapat teman baru, fasilitas kuliah yang lengkap sampai jalan-jalan keliling Eropa)  juga tidak enaknya (gimana menambah uang saku dengan kerja sambilan sampai tips menghadapi dosen pembimbing yang killer). Wajar aja kalo mbak Trinity merekomendasikan buku ini untuk dibaca oleh para traveller.  Saya kebagian membeli buku cetakan pertama, dan kabarnya di cetakan kedua akan dilengkapi dengan peta Belanda.

Novel yang disusun dari hasil campur-aduk empat kepala penulis (Wahyuningrat, Nisa Riyadi, Rizki Pandu Permana, dan Adept Widiarsa) lebih meyerupai biografi dari ke-empat penulisnya. Ada lima tokoh didalamnya yaitu Lintang, Wicak, Daus, Banjar (yang masing-masing mewakili penulisnya, entah siapa-ke-yang-mana), ditambah (ini pendapat pribadi lho) satu tokoh fiktif,  Geri. Kenapa saya bilang fiktif?  Karena satu-satunya karakter yang “kurang hidup” adalah Geri. Sosok Geri yang diceritakan “nyaris” sempurna sepertinya malah terlihat sebagai khayalan. Atau karena mungkin porsi Geri bercerita di dalam novel itu hanya sedikit. Sementara tokoh lainnya seperti Lintang, Wicak, Daus, dan Banjar masing-masing mendapatkan porsi bercerita yang seimbang.

Novel yang cukup detail ini membuat pembacanya serasa berada di negeri empat musim itu. Kalau yang sudah pernah ke sana, membaca buku ini membawa kenangan tersendiri seperti de javu. Sementara yang belum pernah kesana (seperti saya), buku ini menjadi pemompa semangat supaya bisa menginjakkan kaki di sana. So, yang mau ke Belanda, wajib baca buku ini.

@ Jojo : Kamu juga harus baca lho…biar kalo mimpiku terwujud, kamu ga kesulitan hidup di sana..haha. Pst..bulan madu (lagi) ke Belanda aja yuk…

Gambar diambil dari sini

 
18 Komentar

Ditulis oleh pada April 21, 2009 in lihat..baca..dengar

 

Tag: , ,

18 responses to “Buku wajib sebelum ke Belanda

  1. aaqq

    April 21, 2009 at 9:06 am

    thank you des..
    semoga mimpi-nya makin semangat buat diwujudkan..🙂

     
  2. wahyu

    April 21, 2009 at 3:00 pm

    I like the review. ayo semangat raih mimpimu des…

     
    • desty

      Mei 13, 2009 at 3:11 am

      @aaqq & wahyu : that’s such a big pleasure both of you read my review..where’s others two? haha…

       
  3. Prita

    April 22, 2009 at 1:33 pm

    Kuliah bareng yuk, Des.. Kamu ambil pertanian, aku ambil filologi di Leiden. Jadi suami2 kita bisa pada bisnis bareng. Hehehe…

     
    • desty

      Mei 13, 2009 at 3:12 am

      beneran nih? hayuk..

       
  4. aiks

    April 23, 2009 at 9:37 am

    jafi pengen baca

     
    • desty

      Mei 13, 2009 at 3:13 am

      ayo dibeli bukunya

       
  5. Jojo

    April 24, 2009 at 4:07 am

    Bulan madu di negeri wong londo? Boleh juga tuh

     
  6. sepatucantik

    April 27, 2009 at 10:18 am

    waw. we have a same dream.. sy pgn bgt nanti kuliah s2 ngambil hukum di Belanda. dgr2 bagus ya..
    oia sist, sy sekalian promosi nih. kali2 ajaa sist lagi pengen punya sepatu dgn model hasil design sendiri, bisa pesen sm sy. visit my blog ya. ada contoh sepatunya juga.. all under200rb. thanks =)

     
    • desty

      Mei 13, 2009 at 3:13 am

      menurut buku itu sekolah hukum paling bagus ya di Belanda

       
  7. ichanx

    April 29, 2009 at 10:35 am

    belum ada niat ke belanda😀

     
    • desty

      Mei 13, 2009 at 3:14 am

      ah..dirimu ikut kompetisi blog studi gratis ke Belanda kan?🙂

       
  8. adept

    Mei 11, 2009 at 6:57 pm

    Thanks reviewnya des! Tetap semangat!

    T

     
    • desty

      Mei 13, 2009 at 3:14 am

      ehe..thanks mas udah mampir…Hmm berarti tinggal lintang nih yang belum mampir..hehe

       
  9. Bahtiar Baihaqi

    Mei 19, 2009 at 9:33 pm

    Dah nyampe belanda blum Des? Apa masih di bogor?

     
    • desty

      Mei 20, 2009 at 12:47 am

      haha..msh di bogor,kang..

       
  10. Bahtiar Baihaqi

    Mei 25, 2009 at 10:37 pm

    Pernah di milis baca soal orang Belanda yang pelit, termasuk di negerinya sono. Eh, bukannya si tamu ditraktir, malah mereka yang mesti ditraktir atau mesti bayar sendiri. Berikut salah satu kutipannya:
    “Laki aye orang Belande, tapi ga masalah. Aku setuju koq.
    Yang namanya orang Belanda tuh pelit amit-amit.
    Where do you think the English expression, “go dutch” comes from??
    Kalo satu rupiah itu masih ada, pasti diminta. HUUAHAHHAHAHHAHAH! !!! Dah pernah kejadian sama saya soalnya.”

    Kl orang German, mereka yang berteman dengan saya seeh ga pelit2x amat. Tp kl Inggris, pa lagi Scottish, ga separah Dutch seeh, tapi sama aja.

     
    • desty

      Mei 26, 2009 at 12:51 am

      hehe,emang iya
      tp setidaknya mereka ga minta ditraktir juga kan?

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: