RSS

Sesuatu untuk Timor Leste

16 Mar

Awal Februari tahun ini, saya membaca sebuah tulisan di blog milik Okke Sepatumerah. Inti dari tulisan itu adalah ajakan untuk menyumbangkan buku-buku bacaan buat para pemuda di Timor Leste.  Asal mula program ini adalah dari seorang bernama John Holdaway, yang dengan tunangannya ingin membuat suatu gerakan literasi di sana. Lewat suatu ajang perlombaan menulis dalam bahasa Tetun (bahasa di Timor Leste), akhirnya gerakan literasi ini bisa terlaksana. Untuk yang mau tahu tentang lomba menulis itu silahkan  mengunjungi blog http://istoria-timor.blogspot.com.

Anyway…setelah membaca tulisan itu, saya tergerak ingin ikut dalam gerakan literasi ini. Saya sendiri tidak pasti apa yang membuat saya tergerak untuk ikut. Mungkin karena (menurut cerita Okke) bacaan dalam bahasa Indonesia di sana sangat terbatas (yang ada di sana buku-buku semacam ini). Mungkin juga karena saya ingin mengurangi beban lemari buku saya dengan cara mengurangi isinya. Ada beberapa buku yang sudah saya baca, tidak tersentuh lagi, dan hanya menjadi alas debu-debu di lemari saya.

Akhirnya saya mengumpulkan buku-buku itu. Tidak banyak, hanya ada sekitar 12 buku. Kebanyakan adalah novel-novel terjemahan yang sudah tidak saya baca lagi.  Ada juga buku how-to/keterampilan dan buku kumpulan cerita. Buku-buku saya masukkan ke sebuah kardus, dibungkus dan dikirimkan ke alamat yang ada di blog Mbak Okke. Saya mengirmkan email kepada John, mengabarkan tentang kiriman buku-buku itu. Sudah… Saya lega karena sudah berbuat sesuatu.

Saya hampir melupakan cerita buku-buku itu.  Ketika pagi ini saya menerima email dari John, barulah saya kembali mengingatnya. John sudah tiba di Jakarta, dan menerima paket buku itu. Dia juga mengirimkan beberapa email yang dari orang/lembaga yang mau menampung buku-buku itu (bersama paket buku dari yang lain tentunya). John meminta saya untuk memilih tempat di mana buku-buku saya akan disalurkan. Tapi karena saya tidak tahu situasi di sana, saya menyerahkan kepada John untuk menyalurkannya.

Dari email-email  yang dikirimkan oleh John, ada hal baru yang saya ketahui. Ternyata buku-buku bacaan dalam bahasa Indonesia sangat langka. Kalaupun ada di perpustakaan, buku-buku itu ditempatkan dalam rak buku-yang-tidak-boleh-dipinjam. Karena kalau sudah dipinjam buku-buku tidak akan kembali. Selain buku-buku bahasa Indonesai, ada juga buku-buku dalam bahasa Portugis dan bahasa Inggris. Kedua jenis buku ini kurang diminati. Sehingga menjadi buku-buku-berdebu-di-perpustakaan. Hal lain adalah bahwa di sana anak-anak mulai tidak mengenal bahasa Indonesia. Wajar saja, karena mereka menggunakan bahasa Portugis atau bahasa daerah sebagai alat komunikasi di sekolah. Yang menggunakan bahasa Indonesia hanya orang tua saja.

Antara Indonesia dan Timor Leste pernah terjadi sejarah yang kelam. Tetapi bagaimanapun juga, mereka masih saudara kita. Saya lega karena sudah berbuat sesuatu untuk saudara di Timor Leste. Suatu gerakan besar selalu dimulai dengan langkah kecil bukan?

Apakah anda tergerak untuk ikut berbuat sesuatu? Mulailah dengan memberikan buku-buku bacaan yang baik bagi mereka. Daripada menjadi alas debu di rumah anda, lebih baik dan jauh lebih berguna jika buku-buku itu menjadi alas pengetahuan mereka di sana. Ohya, majalah-majalah juga boleh kok. Kirimkan saja ke alamat di bawah ini :

Graham & Kristina Holdaway
Apartemen Sultan Residence – Senayan Complex Tower #2 – Apt 50503
Jl. Gatot Subroto
Jakarta 12040Atau hubungi John sendiri, di johnholdaway@gmail.com

 

Nanti buku-buku yang diterima akan diumumkan di blog http://istoria-timor.blogspot.com.

@ Mbak Okke, terima kasih. Benar kata ibunya-Mbak : “Seringnya, apa yang kita anggap sepele, bisa menjadi anugerah luar biasa banget buat orang lain.”

 
5 Komentar

Ditulis oleh pada Maret 16, 2009 in lihat..baca..dengar

 

Tag: , ,

5 responses to “Sesuatu untuk Timor Leste

  1. roy saputra

    Maret 16, 2009 at 7:26 am

    wah, mau ikut donk. makasi atas infonya! ^^

    terima kasih roy…

     
  2. okke

    Maret 16, 2009 at 7:36 am

    🙂
    thank you buu….

    you’re welcome🙂

     
  3. nonadita

    Maret 17, 2009 at 10:20 am

    Gerakan yang keren!
    Sayang sekali buku2 berbahasa Indonesia masuk kategori Restricted +_+ Padahal belum tentu isinya tidak baik untuk pembacanya,.

    kalo gitu..kenapa tidak ikut menyumbang?

     
  4. Andro

    Maret 19, 2009 at 5:37 am

    Wah keren banget..pingin ikutan nyumbang euy…

    thx…yg penting ikut berbuat sesutau tanpa memperhatikan latar belakang..

    maju terus Indonesia…

    iya…ayo dikirim buku-bukunya

     
  5. Vicky Laurentina

    Maret 19, 2009 at 6:49 am

    Bagi sebagian rakyat Timor Leste, Indonesia masih dianggap sebagai tokoh antagonis. Mudah-mudahan dengan gerakan kumpul buku berbahasa Indonesia ini, akan timbul pengetahuan tentang budaya Indonesia dan pada akhirnya menciptakan suasana saling pengertian antara Timor Leste dan Indonesia.

    amin…:)

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: