RSS

Bongkar rumah

23 Feb

Baru saja saya berkunjung ke rumah lama saya, sebuah blog yang pertama kali saya bikin dengan menggunakan fasilitas yang disediakan oleh friendster.  Biasanya saya hanya membuka profil di friendster, memeriksa komentar atau pesan di sana. Tidak sampai melihat ke dalam blog-home. Dan ternyata setelah saya membukanya ada beberapa komentar spam yang lolos (padahal setahu saya blog friendster  sudah diberi anti spam oleh pemilik friendster). Ada juga komentar yang gajebo (ga jelas boo…)

Akhirnya saya mengambil keputusan menghapus secara permanen blog itu. Ya, membongkar rumah lama saya. Untungnya dulu saya selalu membuat draft sebelum memasukkan tulisan ke blog itu. Jadi setidaknya saya punya replika tulisan yang ada di sana. Mungkin suatu waktu saya akan memasukkannya di sini.

Sempat rada-rada mellow waktu mengklik tautan di email sebagai konfirmasi untuk menghapus blog itu secara permanen. Bagaimanapun juga, blog itu pernah menjadi tempat saya mengeluarkan uneg-uneg,  menjadi pelampiasan keinginan saya untuk menjadi penulis yang tidak kesampaian (eh, nulis di blog bisa dibilang penulis ga sih, atau cuma bagi yang sudah menerbitkan buku saja??), menjadi ajang lempar-lemparan komentar dengan teman saya yang rajin mengunjungi blog itu, dan menjadi tempat perkenalan saya dengan beberapa teman baru.

Ada satu cerita yang ikut melibatkan blog itu. Dulu, saya pernah menulis tentang anggrek macan yang dikembangkan di laboratorium tempatku bekerja. Jenis anggrek ini termasuk langka, dan lumayan mahal harganya. Apalagi anggrek ini memang cukup susah dikembangkan lewat kultur jaringan karena proses aklimatisasinya yang lama. Aku dan seorang  teknisi berhasil mengembangkan anggrek ini sampai ke tahapan remaja (sudah di single pot). Iseng-iseng, aku menawarkan untuk dijual lewat blogku, dengan catatan harus datang sendiri mengambil ke laboratorium (tidak melayani jasa pengiriman). Cukup lama tidak ada respon. Sampai suatu hari ada seorang bapak dari Malang yang datang mencari anggrek macan. Dia seorang kolektor. Atasanku sempat bingung, karena kantor tidak pernah mempromosikan anggrek ini. Atasanku lalu bertanya ke bapak itu, tahu dari mana tentang anggrek ini. Bapak itu bilang kalau dia membaca di sebuah blog milik mbak Echy (di blog itu aku memang pakai nama panggilanku sewaktu SMA, Echy). Atasanku kebingungan dan mengatakan kalau tidak ada yang bernama Echy di lab ini. Singkat cerita, hari itu terjual lebih dari 20 pot anggrek dengan harga per pot-nya tiga puluh ribu rupiah. Lumayan buat nambah kas lab.

Hmmm…sudahlah. Itu cerita lama. Yang ikut terkubur bersama puing-puing bongkaran rumah lama. Toh hidup terus berlanjut, yang artinya masih banyak cerita baru yang akan bermunculan.

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 23, 2009 in entahlah...

 

Tag: ,

3 responses to “Bongkar rumah

  1. ichanx

    Februari 24, 2009 at 1:46 pm

    untung udah gak ngeblog di friendster lagi ya… males banget di fs… harus login dulu buat komen.. hehe

    ga juga kok chanx….sekarang kan fs pake wordpress untuk blognya

     
  2. inikian

    Februari 25, 2009 at 1:58 am

    masa seh chanx harus login..kayake sekarang dah g gitu lagi deh…mgkn..gw jg g pernah buka blog yg pake friendster dink.

    templaten blog ini buagus bu..adem..tapi fotone kok gelap..eh blogor ya..kapan kopdar???

    makasih….kopdar? kayaknya hangga udah ngomong tuh di FB-nya blogor…baru bergabung di blogor sih…belum pernah ikutan kopdar..hehe

     
  3. roy saputra

    Februari 25, 2009 at 4:33 am

    ngeliat tulisan yang dulu-dulu emang seru ya, bu. lucu aja. hehehe.

    salam kenal. nice blog ^^

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: