RSS

Pengakuan

08 Feb

Waktu kuliah, saya punya seorang teman yang selalu menanti-nantikan hari paska. Kenapa? Biasanya sebelum paska ada momen “pengakuan dosa”, dimana seseorang berbicara kepada pastor dalam bilik yang terpisah. Nah, teman saya ini bukan kebanyakan dosa, tapi lebih kepada pengen curhat ke seseorang yang dipercaya tidak akan membocorkan curhatannya plus didoakan atas curhatannya itu. Saya pernah iseng bertanya, “kenapa ga menulis diary saja?“. Dia menjawab kalo dia malas menulis, dan bisa saja diarynya dibaca orang lain. Saya pun bertanya lagi, “kenapa ga cerita ke sahabat yang kamu percaya?“, jawabnya “malu ah...”. “Emang kamu ga malu ama pastor?“, tanyaku lagi. “Ya nggaklah..udah tugasnya..lagian kan biliknya terpisah..

Saya juga suka curhat. Dan curhatan saya, saya tuliskan di buku diary. Saya masih ingat buku diary saya yang ada kuncinya hadiah ulang tahun dari nenekku, dan beberapa diary lainnya. Tapi sekarang saya tidak pernah lagi menulis di diary. Entah kenapa..mungkin karena sudah ada blog. Hanya saja, ga semua bisa saya tuliskan di blog. Walaupun sifatnya personal, tapi blog bisa dibaca banyak orang.

Sewaktu blogwalking ke blognya Chika, dia menulis tentang ngaku.in. Katanya di situs ini, bisa curhat sepuasnya dengan status anonym. Satu-satunya status yang menjelaskan keadaan kamu adalah jenis kelamin yang digambarkan lewat icon cowok atau cewek. Tentu saja IP addressnya ketahuan ama admin, tapi toh admin katanya juga punya kode etik mengena situs yang dibuatnya. Penasaran, akhirnya saya langsung menuju tkp.

Sesampai di tkp, ga langsung ikutan ngaku. Tapi “membongkar” isi situs dulu. Maksudnya liat semua contentnya. Ternyata situs ini mendapat sambutan hangat *tsahhh*. Menurut Daily Social, dalam waktu 3 hari sejak situs ini dilaunching pada 2 Februari 2009  sudah terdaftar 363 pengakuan dari pengguna tanpa identitas. Walaupun demikian,  beliau (sang pemilik) tetap meminta bantuan para seleb blogger untuk mempromosikan situs ini. Yah…walaupun saya belum menyatakan diri (dan dinyatakan oleh yang lain) sebagai seleb blogger, tapi saya juga mau mempromosikan situs yang menarik ini.

So, saatnya kita mengaku.

Iklan
 
3 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 8, 2009 in lihat..baca..dengar

 

Tag: , , ,

3 responses to “Pengakuan

  1. Singal

    Februari 8, 2009 at 12:37 pm

    Mengaku membuat hati plong dan bebas dari beban hehehe…….

    setuju pak….

     
  2. ryht

    Februari 9, 2009 at 5:19 am

    udah ikut ngaku belom?

    udah dong…

     
  3. aribicara

    Februari 9, 2009 at 5:37 am

    Silahkan Desty tulis semua tentang Pengakuan desty disini aku yakin akan ada banyak yang mmbaca dan menunggu kisah dan curhatan Desty sesama kawan2 blogg 😀

    Salam 🙂

    ini juga udah ngaku…hehe

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: