RSS

Naik Pangkat

22 Jan

Sejak bergabung di dunia penelitian di tahun 2005, aku mulai diperhadapkan dengan namanya urusan jenjang fungsional. Sebagai seorang peneliti, jenjang fungsional itu ibarat tolak ukur perjalanan karir sebagai peneliti. Jenjang peneliti mulai dari Peneliti Pertama sampai Peneliti Utama, atau kalau mau nekat sampai ke Professor Riset. Kabarnya kalo seorang peneliti mau naik pangkat atau nambah gaji dengan cepat, naikkan saja jenjang fungsionalnya.

Ada juga cara lain. Sebagai karyawan, tentu saja setiap tahunnya ada penilaian yang disebut DP2K (lupa kepanjangannya apa). Nah…kalo ini, naik pangkatnya lama..tentu saja nambah gaji juga lama. Setahun paling juga nambah 12 ribu rupiah (standar kantorku).

Setiap tahun, di bulan Juli, biasanya saya dipanggil ke ruangan atasan untuk menanda-tangani lembaran DP2K yang berisi penilaian prestasi kerja saya selama setahun. Atasan saya sih cukup baik dengan selalu memberi nilai rata-rata 80 untuk saya, dan setelah 3 tahun saya bisa menempati posisi IIIA/4.  Tapi dia selalu berpesan supaya saya segera meningkatkan jenjang fungsional saya. Dengan kata lain, harus rajin menulis karya ilmiah atau sekolah lagi.

Sebenarnya sejak bulan Juli tahun kemarin saya sudah bisa naik pangkat lagi. Tulisan ilmiah saya udah ada 4, belum termasuk laporan penelitian. Sudah cukup untuk melompat ke IIIB/1. Tapi mengumpulkan berkas-berkas pengajuan penilaian jenjang fungsional membuat saya menunda sampai 6 bulan. Karena banyak berkas yang dibutuhkan. Surat ini untuk itu, keterangan itu untuk ini..ribet. Itupun harus menunggu berbulan-bulan  sampai SK-nya keluar.

Sampai akhirnya, dua hari yang lalu, atasan saya memberikan ultimatum.. sebenarnya sih mengingatkan kembali. Dan berhubung adanya kebutuhan keuangan yang bertambah, berkas-berkas itu bisa saya selesaikan dalam waktu 2 hari. Yup…6 bulan tertunda untuk 2 hari penyelesaian..hehe… Dan tadi siang saya mengirmkan berkas-berkas itu untuk diproses. Seandainya saya menyelesaikannya 6 bulan yang lalu, hasilnya sudah bisa saya terima sekarang.

Hmm.. begitulah kalau malasnya dipelihara (ucapan mamaku kalau saya sudah menunjukkan penyesalan). Sekarang cari dana untuk sekolah… biar bisa naik pangkat lagi.

Iklan
 
8 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 22, 2009 in tentang saya

 

Tag:

8 responses to “Naik Pangkat

  1. Jojo

    Januari 22, 2009 at 8:23 am

    Cie…. Naik pangkat. Aku kapan ya.. Naik ga..

    udah hon..kamu naik pangkat dari pacar jadi suami…hehe

     
  2. edratna

    Januari 22, 2009 at 1:49 pm

    Hmm kalau jadi peneliti memang harus rajin bikin karya ilmiah, dan sekolah lagi….agar bisa terus menyesuaikan dan naik pangkat.

    mbak-nya juga peneliti ya?

     
  3. ichanx

    Januari 22, 2009 at 8:36 pm

    aku dapet kerja aja belom… gak kepikiran masalah pangkat… haha

    tapi kan dapat royalti buku…

     
  4. ryht

    Januari 23, 2009 at 10:24 am

    bisa turun-nya gak?

    untungny ga bisa…

     
  5. mascayo

    Januari 23, 2009 at 11:51 pm

    banyak urusan administrasinya ya kalau mau naik pangkat ?. ditempat saya cukup membuat makalah lalu sidang dan tunggu hasilnya. tapi yaa tetep … repot 🙂
    salam kenal

    itu dia yang bikin malas…

     
  6. ario saja

    Januari 24, 2009 at 2:38 pm

    semangat bos…

    thanks…

     
  7. 4fl4h4

    Januari 27, 2009 at 5:40 am

    biasa mbak last minute … kalo aku sih penyakit menahun itu he he .. (salam kenal mbak desty)

    iya.. sama dong…salam kenal

     
  8. sagoeleuser5

    Januari 27, 2009 at 3:41 pm

    terkadang iming-iming menjadi sangat efektif…

    iya sih…tapi ga mungkin juga diiming-imingi melulu

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: