RSS

Arsip Penulis: desty

Delapan Tahun Jadi Sarjana

Kemarin, tanggal 19 Februari. Awalnya saya tidak menyadari kalau hari itu ada acara wisuda di UGM. Sampai saya turun dari lantai 3 setelah kuliah dan melihat beberapa orang menggunakan toga dan terlihat sumringah. Setelah melihat kalender, saya kemudian menyadari, delapan tahun yang lalu, 19 Februari 2005, saya adalah salah satu dari sekian wisudawan yang menggunakan toga dan selempang kuning dengan rasa bangga.

Delapan tahun jadi sarjana, udah ngapain aja?

Whoaa.. delapan tahun. Itu bukan waktu yang singkat. Saya ingat sekali, setelah lulus dan menerima gelar Sarjana Sains, tidak sedikit pun terlintas di kepala saya untuk kembali ke kampung halaman. Saya mau ngapain di sana? Selama enam bulan berikutnya saya mencari kerja dan bersedia ditempatkan di manapun asalkan jangan pulang kampung. Tuhan mendengar doa saya, dan saya pun melanjutkan rantauan ke Bogor.

Empat tahun di Bogor menjadi peneliti adalah hal yang sangat saya syukuri. Penelitian di bidang bioteknologi tanaman perkebunan membuka cakrawala berpikir saya. Ada banyak hal yang saya dapatkan, dan tentu saja ada yang saya berikan. Beberapa publikasi saya yang saya tulis bersama beberapa rekan kerja ternyata menjadi harta berharga saya di kemudian hari. Mulai jenuh dengan dunia penelitian, saya akhirnya menerima tawaran pulang kampung. Ha!! Akhirnya pulang juga.

Menjadi dosen adalah profesi berikutnya. Dari yang sebelumnya saya sering “terkurung” di laboratorium akhirnya harus “tampil” di depan banyak orang (baca: mahasiswa). Ga mudah bagi saya, apalagi saya juga harus membuka kembali buku-buku pelajaran dan mencari infromasi terbaru dunia biologi untuk saya ajarkan.  Tetapi melihat beberapa mahasiswa yang kemudian menggunakan toga dengan bangga di waktu kelulusannya, atau sekedar melihat Kartu Hasil Studi mahasiswa dengan nilai yang baik membuat semua kesulitan yang saya alami lunas terbayar.

Kembali pada tanggal 19 Februari 2013, saya tersenyum sendiri karena saya kembali lagi ke TKP dimana saya menjadi seorang sarjana. Rasanya ingin meneriakkan ucapan terima kasih pada almamater yang sudah memberikan bekal untuk perjalanan hidup saya selama delapan tahun. Tapi tentu saja ga mungkin…kalau saya berteriak, nanti orang mengira saya stres :D

 
10 Komentar

Posted by pada Februari 20, 2013 in lihat..baca..dengar, tentang saya

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 322 pengikut lainnya.