RSS

Arsip Penulis: desty

Apa Peranmu?

Sebuah renungan Natal tahun ini.

Coba perhatikan beberapa gambar di bawah ini.

108muril

Gerard_van_Honthorst_001

Grace-Fox_nativity-baby-jesus

Dari gambar-gambar di atas, kalau kita ditanya yang mana bayi Yesus atau yang mana Maria, tentunya kita bisa menjawab dengan yakin. Jelas banget ya… mereka berdua terlihat menonjol dalam setiap gambar-gambar tentang kelahiran Yesus. Tapi coba deh kalau ditanya, yang mana Yusuf? Err… agak susah jawabnya. Selain karena di gambar-gambar itu banyak figur laki-laki, tapi karakter Yusuf dalam proses kelahiran Yesus memang tidak menonjol. Bahkan nyaris tidak berperan.

Tapi apakah benar Yusuf tidak berperan sama sekali?

Coba kita buka Alkitab, dan membaca berita kelahiran Yesus di Matius 1:18-25. Di situ diceritakan tentang Yusuf yang lagi galau karena tunangannya hamil, padahal belum juga diapa-apain. Jamannya Yusuf hidup, perempuan yang hamil di luar nikah itu hukumannya berat. Bisa dirajam dengan batu. Yusuf yang menyayangi tunangannya bermaksud “menceraikan”nya secara diam-diam. Biar Maria tidak malu. Saking galaunya Yusuf sampai kebawa mimpi. Untunglah malaikat Tuhan datang kepada Yusuf dalam mimpinya dan menyatakan Rencana Besar Allah kepada Yusuf.

Setelah itu apa yang terjadi? Yusuf menjadi YES MAN. Tanpa ragu, tanpa banyak pertanyaan, Yusuf mau mengambil bagian dalam rancana Allah. Maria aja waktu dikasih tahu malaikat Tuhan kalau dia bakal hamil danm mengandung Yesus masih ragu. Masih nanya-nanya “apa iya bisa?”. Yusuf menikahi Maria, dan tidak bersetubuh dengannya hingga bayi Yesus lahir. Dia pun membesarkan Yesus sebagai anaknya sendiri, mengajarkan keahlian yang dimilikinya sebagai tukang kayu, menjadi ayah yang baik bagi Yesus sehingga Yesus tumbuh sebagai seorang pribadi (manusia) yang percaya diri.

Seringkali dalam kehidupan kita, kita bertanya apa sih peran kita? Kalau dikasih kepercayaan dari Tuhan terhadap sesuatu hal, lebih seringnya kita menjadi ragu. Yusuf, seorang yang tulus hati, percaya apapun rencana Allah terhadap dirinya. Meski di mata orang dia tidak terlihat berperan apa-apa. Mari belajar dari Yusuf untuk menjadi YES MAN terhadap rencana Allah.

Ohya, dari gambar di atas, Yusuf yang mana? Hanya Maria dan pelukisnya yang tahu :D Btw, saya menyertakan satu video tentang kegalauan Yusuf. Tapi dari video ini kita bisa melihat bagaimana peran besar Yusuf dalam rencana Allah.

Selamat merayakan Natal 2013.

 
1 Komentar

Posted by pada Desember 25, 2013 in tentang DIA

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 458 pengikut lainnya.